Pelajar 14 Tahun Hanyut Diterjang Ombak, Tim SAR Lotim Lakukan Pencarian
- 04 Okt 2026 20:42 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Seorang pelajar berusia 14 tahun dilaporkan hanyut setelah diterjang gelombang saat mandi bersama sejumlah rekannya di Pantai Komala Sari, Dusun Bagek Kembang, Desa Pohgading Timur, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur (Lotim) , Minggu, 4 Oktober 2026. Korban berinisial SA, 14 tahun, merupakan pelajar SMP asal Dusun Toron, Desa Kerumut, Kecamatan Pringgabaya.
Korban datang ke Pantai Komala Sari bersama sekitar 11 orang rekannya dengan berjalan kaki. Setibanya di lokasi, korban bersama teman-temannya kemudian mandi di pantai.
Sekitar 20 menit kemudian, gelombang besar tiba-tiba menerjang dan menyeret sejumlah anak yang sedang mandi. Dua pelajar lainnya yang sempat terbawa gelombang berhasil menyelamatkan diri, yakni MF, 14 tahun, warga Dusun Aik Sepolong, Desa Pohgading Timur, dan FR, 13 tahun, warga Dusun Bagek Gaet, Desa Pohgading Timur, sementara SA hingga kini masih belum ditemukan.
Kapolsek Pringgabaya AKP Wiwin membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pencarian korban masih dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama personel kepolisian.
“Pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan para orang tua, agar tidak mandi atau berenang di laut apabila kondisi gelombang sedang tinggi,” ujarnya.
Pencarian dilakukan setelah Polsek Pringgabaya berkoordinasi dengan Basarnas melalui Pos SAR Gunung Malang serta Satuan Polairud Polres Lombok Timur. Tim masih menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian dengan tetap memperhatikan kondisi gelombang dan keselamatan personel.
Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di wilayah pesisir, terutama ketika kondisi ombak sedang besar. “Jangan memaksakan diri mandi atau berenang ketika kondisi ombak besar. Orang tua juga kami imbau untuk mengawasi anak-anak,” ucapnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat kejadian yang memerlukan penanganan dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan maupun informasi. Hingga kini, Polres Lombok Timur bersama Basarnas dan Polairud masih melakukan pencarian terhadap korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....