Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad: Mandalika Makin Hidup, Ekonomi Warga Bergerak
- 23 Agt 2026 06:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, mendapat apresiasi dari Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.
Raffi menilai perubahan Mandalika dalam satu tahun terakhir cukup signifikan. Perkembangan tersebut terlihat dari semakin banyaknya aktivitas masyarakat, wisatawan, serta fasilitas baru yang hadir di kawasan tersebut.
Menurut Raffi, Mandalika kini mulai menunjukkan karakter sebagai destinasi wisata yang hidup sepanjang waktu. Kawasan tersebut tidak lagi hanya ramai ketika menjadi lokasi penyelenggaraan event internasional, seperti MotoGP.
“Semoga dengan roda ekonomi yang bergerak seperti ini, Mandalika semakin maju, alamnya maju, SDM-nya maju,” ujar Raffi saat menghadiri Mandalika Art & Culture Performance di Bazar Mandalika, Sabtu 22 Agustus 2026.
Raffi mengatakan perkembangan fasilitas wisata, olahraga, hiburan hingga destinasi baru turut membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Dampaknya dinilai tidak hanya dirasakan pelaku usaha di kawasan Mandalika, tetapi juga masyarakat di Lombok Tengah, Pulau Lombok hingga Mataram.
Ia menilai kondisi tersebut perlu terus didukung melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, masyarakat lokal dan berbagai pihak.
“Kita bisa berkolaborasi untuk memajukan Indonesia, bukan hanya untuk lokal saja, tetapi bisa internasional,” kata Raffi.
Salah satu hal yang mendapat perhatian Raffi adalah keterlibatan masyarakat lokal dalam perkembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Mandalika.
Ia mengapresiasi pementasan drama musikal Putri Mandalika yang melibatkan anak-anak dari keluarga pelaku UMKM di sekitar kawasan. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan seni dan budaya bukan hanya memberikan ruang untuk berekspresi, tetapi juga membuka pengalaman dan peluang ekonomi.
Raffi mengaku tersentuh melihat keterlibatan anak-anak muda dalam pertunjukan tersebut. Ia berharap pertumbuhan pariwisata di Mandalika berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar mengatakan pengembangan Mandalika diarahkan menjadi living destination. Konsep tersebut membuat kawasan tidak hanya bergantung pada event besar, tetapi memiliki aktivitas wisata sepanjang tahun.
Sejumlah fasilitas baru mulai melengkapi kawasan, seperti beach club dan arena padel. Mandalika juga direncanakan menjadi lokasi kehadiran Rafa Nadal Academy.
Ahmad mengatakan keberadaan berbagai fasilitas tersebut akan memperluas daya tarik Mandalika dan membuat kunjungan wisatawan tidak hanya bergantung pada agenda event internasional.
Perputaran ekonomi kawasan juga terus meningkat. Penyelenggaraan MotoGP Mandalika disebut memberikan kontribusi ekonomi sekitar Rp4,59 triliun dan dampaknya dirasakan berbagai sektor, mulai dari perhotelan, UMKM, kuliner, transportasi hingga ekonomi kreatif.
Aktivitas di Pertamina Mandalika International Circuit juga terus diperluas. Dalam setahun, sirkuit tersebut dapat digunakan hingga sekitar 285 hari untuk berbagai kegiatan nasional, internasional maupun komunitas.
Pengembangan Mandalika juga dibarengi dengan upaya memperkuat aksesibilitas. InJourney bersama sejumlah maskapai mendorong penambahan penerbangan langsung menuju Lombok, termasuk penjajakan rute internasional dari Australia seperti Perth dan Melbourne.
Meski demikian, realisasi sejumlah rute internasional tersebut masih menghadapi tantangan akibat dinamika geopolitik global.
Dengan perkembangan fasilitas, aktivitas ekonomi dan keterlibatan masyarakat tersebut, Mandalika ditargetkan tidak lagi identik hanya sebagai lokasi MotoGP. Kawasan ini diharapkan tumbuh menjadi destinasi wisata yang hidup sepanjang tahun dan memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....