Polres Lombok Tengah Turunkan Personel di SPBU, Jaga Kelancaran Antrean BBM

  • 05 Agt 2026 21:40 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Polres Lombok Tengah menurunkan personel ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang dipadati antrean kendaraan. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menindaklanjuti laporan dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM).

Kasi Humas Polres Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata Kusnadi, mengatakan personel disiagakan di SPBU yang menjadi titik antrean agar aktivitas pengisian BBM tetap berjalan tertib dan tidak menimbulkan kemacetan di jalan raya.

"Personel kami tempatkan di SPBU yang mengalami antrean cukup panjang agar situasi tetap aman dan kondusif," kata Brata Rabu 5 Agustus 2026.

Berdasarkan pemantauan kepolisian, antrean kendaraan dipicu menurunnya pasokan BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU. Kondisi itu membuat waktu tunggu masyarakat untuk mendapatkan bahan bakar menjadi lebih lama dibanding biasanya.

Di tengah kondisi tersebut, Polres Lombok Tengah juga menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai dugaan penimbunan BBM. Dugaan itu muncul setelah sejumlah kendaraan terlihat membeli BBM menggunakan beberapa jeriken dalam satu kali pengisian. Praktik tersebut dikhawatirkan mempercepat habisnya stok dan menyulitkan masyarakat, terutama pengendara sepeda motor, memperoleh BBM.

Brata mengatakan kepolisian akan menelusuri setiap informasi yang diterima untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan dan tidak ada praktik penimbunan.

"Kami akan melakukan pengecekan terhadap setiap informasi yang berkembang agar persoalan ini bisa diurai dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, pengamanan dan pemantauan akan terus dilakukan bersama jajaran polsek hingga antrean di SPBU berangsur normal. Masyarakat juga diimbau tetap tertib saat mengantre dan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam pembelian BBM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....