Libur Sekolah dan Pocari Sweat Run Dongkrak Trafik Penumpang di Bandara Lombok

  • 15 Jul 2026 06:42 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) mencatat peningkatan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat selama periode libur sekolah hingga penyelenggaraan ajang Pocari Sweat Run Lombok 2026. Peningkatan tersebut memperkuat posisi Lombok sebagai salah satu destinasi wisata dan sport tourism nasional.

General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, mengatakan tingginya mobilitas penumpang dipengaruhi momentum libur sekolah yang berlanjut dengan penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok pada 11–12 Juli 2026.

"Libur sekolah dan Pocari Sweat Run memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah penumpang di Bandara Lombok. Ini menunjukkan minat masyarakat untuk berkunjung ke Lombok terus meningkat, sekaligus memperkuat posisi daerah ini sebagai destinasi wisata dan sport tourism unggulan," ujarnya, Selasa 14 Juli 2026.

Selama periode 15 Juni hingga 13 Juli 2026, BIZAM melayani 242.086 penumpang dan 2.706 pergerakan pesawat. Jumlah penumpang tersebut meningkat 10,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 219.614 penumpang. Sementara itu, pergerakan pesawat naik 25,8 persen dari 2.151 penerbangan.

Untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas selama periode tersebut, BIZAM memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal. Koordinasi juga diperkuat bersama maskapai, AirNav Indonesia, perusahaan ground handling, aparat keamanan, serta instansi terkait agar operasional penerbangan tetap aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna jasa.

Sebagai bagian dari penyambutan peserta Pocari Sweat Run, BIZAM bersama Dinas Pariwisata Provinsi NTB menghadirkan pertunjukan seni budaya khas Lombok, seperti musik tradisional Rindik, Cilokak Sasak, dan tarian tradisional di area kedatangan bandara.

Tidak hanya saat kedatangan, pertunjukan tarian tradisional juga ditampilkan di ruang tunggu keberangkatan sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta sebelum meninggalkan Lombok.

Aidhil berharap pengalaman tersebut dapat memberikan kesan positif bagi wisatawan sekaligus memperkuat citra Lombok sebagai destinasi sport tourism yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan ajang olahraga berskala nasional, tetapi juga kekayaan seni dan budaya lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....