Tips Simpan Daging Kurban Tetap Segar
- 18 Mei 2026 14:08 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Menjelang Hari Raya Iduladha, masyarakat biasanya mulai bersiap menerima dan mengolah daging kurban. Namun, masih banyak orang yang belum memahami cara penyimpanan daging yang benar. Padahal, penyimpanan yang kurang tepat dapat membuat kualitas daging cepat menurun, bau lebih mudah muncul, hingga memicu pertumbuhan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.
Dilansir dari laman IPB University, Dr Tuti Suryati (Dosen IPB University dari Divisi Teknologi Hasil Ternak, Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan) menjelaskan daging kurban sebaiknya tidak langsung dicuci sebelum disimpan. Air yang menempel pada permukaan daging dapat meningkatkan kelembapan dan mempercepat pertumbuhan mikroorganisme. Jika terdapat kotoran, daging cukup dibersihkan menggunakan tisu dapur atau lap bersih sebelum dimasukkan ke wadah penyimpanan.
Sebelum disimpan, penanganan awal daging kurban juga perlu diperhatikan seperti daging dan jeroan sebaiknya dipisahkan agar tidak memengaruhi kualitas satu sama lain. Jika terdapat kotoran seperti tanah, pasir, rumput, atau kerikil, daging dapat dicuci menggunakan air bersih lalu ditiriskan hingga tidak ada air yang menetes di permukaannya.
Setelah itu, daging dianjurkan dikemas per 250 gram atau 500 gram menggunakan plastik transparan yang tidak berbau agar lebih praktis saat akan diolah kembali. Sementara itu, jeroan disarankan dimasak terlebih dahulu apabila ingin disimpan dalam kondisi beku.
Selain itu, daging dianjurkan dipotong sesuai kebutuhan sekali masak. Cara ini memudahkan saat ingin mengolahnya kembali tanpa perlu mencairkan seluruh stok daging di freezer. Proses pembekuan dan pencairan berulang diketahui dapat memengaruhi tekstur, rasa, serta kualitas nutrisi daging.
Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Boyolali dijelaskan bahwa daging yang akan dikonsumsi dalam waktu dekat bisa disimpan di chiller dengan suhu sekitar 0 hingga 4 derajat Celsius. Sementara itu, untuk penyimpanan lebih lama, daging sebaiknya disimpan di freezer dengan suhu minus 18 derajat Celsius agar tetap aman dan segar dalam jangka waktu lebih panjang.
Penggunaan wadah tertutup rapat atau plastik food grade juga menjadi hal penting. Dilansir dari situs resmi BAZNAS.go.id, penyimpanan dalam wadah tertutup membantu menjaga kualitas daging karena mengurangi paparan udara yang bisa mempercepat kerusakan. Selain itu, memisahkan daging berdasarkan jenis atau bagian tertentu juga membuat proses memasak menjadi lebih praktis.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau tetap memperhatikan keamanan pangan dan kesehatan hewan saat mengolah daging kurban. Dilansir dari RSUD Wonosari Gunungkidul, daging kurban disarankan dimasak hingga matang sempurna guna mengurangi risiko penularan penyakit dari hewan ternak, termasuk yang berkaitan dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Menyimpan daging kurban dengan benar bukan hanya membuat daging lebih tahan lama, tetapi juga membantu menjaga kualitas gizi dan keamanan saat dikonsumsi. Dengan pengelolaan yang tepat, daging kurban tetap segar, higienis, dan siap diolah menjadi berbagai hidangan lezat bersama keluarga selama momen Iduladha. (RRI/Aldi W.)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....