Pemuda NW Diminta Solid dan Tidak Terpecah, Jalankan Garis Organisasi

  • 12 Apr 2026 19:17 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, menekankan pentingnya kerja kolektif di kalangan Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) agar mampu menjalankan peran organisasi secara optimal. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Konsolidasi Akbar dan Halal Bihalal Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB yang digelar di Gedung Graha Praja Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

“Pemuda NW sebagai salah satu badan otonom organisasi NW harus mampu bekerja kolektif sehingga apa yang menjadi tugas dan fungsi Pemuda NW bisa berjalan dengan baik,” katanya, Minggu, 12 April 2026.

Ia juga mengingatkan agar seluruh kader tetap menjaga persatuan. “Pemuda NW jangan berfirkoh-firkoh atau berpecah belah. Jangan kita berjuang di luar garis organisasi. Mari kita bersama kompak, utuh bersatu. Jangan sampai kehilangan arah perjuangan,” ujarnya.

Menurutnya, perjuangan Nahdlatul Wathan masih panjang dan membutuhkan kontribusi aktif dari generasi muda. Organisasi yang didirikan oleh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid itu, lanjutnya, membutuhkan kesiapan semua kader di berbagai posisi.

“Terus tanamkan dalam jiwa masing-masing bahwa berjuang di Nahdlatul Wathan tidak hanya menjadi pimpinan, namun di mana pun posisi kita harus siap,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB, Hasanah Efendi, menegaskan bahwa Pemuda NW merupakan garda terdepan dalam menjaga dan menggerakkan organisasi. “Pemuda NW adalah perisai sekaligus penggerak dalam memajukan organisasi untuk mencapai kemajuan bersama. Intinya Pemuda NW selalu setia dan siaga bergerak mengamankan kebijakan PBNW,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam konsolidasi tersebut dihasilkan sejumlah agenda bersama dan maklumat yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi NTB. “Kami titip maklumat ini. Pemuda NW siap bergerak bersama membangun daerah dan akan memberikan kritikan yang konstruktif kepada pemerintah,” ujarnya.

Perwakilan Gubernur NTB yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga, Syamsul Hadi, menekankan peran strategis Pemuda NW dalam pembangunan bangsa. “Pemuda NW harus menjadi bumper atau perisai dalam arti luas, yakni untuk masa depan bangsa dan negara yang selaras dengan cita-cita pendiri NW,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemuda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Pemuda NW yang berada pada usia produktif harus mampu berkarya, berkreativitas, dan berinovasi dalam membangun organisasi, daerah, dan bangsa di tengah era globalisasi dan digitalisasi,” ujarnya.

Syamsul Hadi juga menegaskan pentingnya sinergi. “Kunci kita maju adalah kolaborasi. Tidak bisa kita maju jika kita sendiri-sendiri. Kolaborasi itu adalah jaminan untuk kita maju,” ucapnya.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Khairul, mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pembangunan peradaban dan ekonomi. “Dunia akan baik-baik saja jika keduanya kita miliki,” katanya.

Ia juga mendorong Pemuda NW untuk terus berkembang dan terbuka. “Pemuda NW harus terus mengepakkan sayapnya, khususnya di KSB. Mari kita berkolaborasi dan terus meningkatkan kualitas serta kuantitas. Jangan hanya terfokus pada keluarga Lombok saja, kita ini Sumbawa Barat. Terbukalah untuk semua,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....