103 Sopir Ambulans Desa di Lombok Tengah, Ikuti Workshop BHD
- 10 Apr 2026 07:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Sebanyak 103 sopir ambulans desa dari seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah mengikuti Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang digelar di Aula Auditorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Instalasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) RSUD Praya sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para sopir ambulans yang memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan rujukan di tingkat desa.
Kepala Instalasi Diklat RSUD Praya, Trisna Rahmawati, menyampaikan bahwa workshop tersebut bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada para sopir ambulans mengenai penanganan pasien, terutama dalam kondisi darurat.
“Sebanyak 103 sopir ambulans desa ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka merupakan garda terdepan dalam pelayanan rujukan pasien, mulai dari proses pemindahan pasien, penggunaan sirene, hingga penanganan awal saat kondisi darurat,” ujarnya Kamis 9 April 2026.
Ia menambahkan, melalui pelatihan ini diharapkan para sopir ambulans semakin memahami prosedur penanganan pasien, baik saat berada di desa maupun selama perjalanan rujukan menuju fasilitas kesehatan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Praya, Mamang Magiansah, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan seperti ini sangat penting dalam mendukung kualitas layanan kesehatan di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Instalasi Diklat RSUD Praya. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi sopir ambulans desa, terlebih Instalasi Diklat RSUD Praya telah terakreditasi oleh Kementerian Kesehatan RI,” ujarnya.
Dalam workshop tersebut, para peserta dibekali sejumlah keterampilan penting, seperti teknik bantuan hidup dasar atau pertolongan pertama, pemahaman penggunaan sirene ambulans secara tepat, serta mekanisme sistem rujukan pasien di Kabupaten Lombok Tengah.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pelayanan kegawatdaruratan di tingkat desa semakin optimal dan mampu memberikan respons cepat serta tepat dalam menyelamatkan nyawa pasien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....