Tradisi Halal Bihalal di Era Digital: Dari Tatap Muka ke Virtual
- 31 Mar 2026 10:11 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Tradisi halal bihalal yang identik dengan pertemuan langsung kini mulai mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi. Di era digital, banyak masyarakat yang memanfaatkan platform online untuk tetap menjalin silaturahmi setelah Hari Raya Idulfitri.
Jika sebelumnya halal bihalal dilakukan dengan saling berkunjung, kini kegiatan tersebut juga digelar melalui video call, webinar, hingga grup pesan instan. Hal ini dinilai lebih praktis, terutama bagi mereka yang tinggal berjauhan atau memiliki keterbatasan waktu.
Sejumlah perusahaan dan instansi juga mulai mengadakan acara halal bihalal secara virtual. Selain menghemat biaya, cara ini memungkinkan partisipasi yang lebih luas tanpa terhalang jarak.
Meski begitu, sebagian masyarakat mengaku tetap merindukan suasana tatap muka yang dinilai lebih hangat dan penuh keakraban. Interaksi langsung dianggap memiliki nilai emosional yang sulit tergantikan oleh teknologi.
Pakar komunikasi menilai, perubahan ini merupakan bentuk adaptasi masyarakat terhadap perkembangan zaman. Namun, esensi halal bihalal sebagai momen saling memaafkan dan mempererat hubungan tetap bisa terjaga, baik dilakukan secara langsung maupun virtual.Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, tradisi halal bihalal diharapkan tetap relevan dan dapat menjangkau lebih banyak orang di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....