Polres Loteng Gelar Tes Urine Mendadak, 1.121 Personel Dipastikan Bebas Narkoba

  • 30 Mar 2026 11:27 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal dengan menggelar tes urine secara mendadak terhadap seluruh personel.

Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh anggota bebas dari narkoba. Tes urine dilakukan secara berkala dan mendadak agar hasilnya maksimal,” ujarnya Senin 30 Maret 2026.

Ia menjelaskan, sebanyak 1.121 personel, baik yang bertugas di Polres maupun Polsek jajaran, telah mengikuti tes urine tersebut. Pelaksanaan yang dilakukan secara tiba-tiba bertujuan untuk mengantisipasi adanya anggota yang mencoba menghindari pemeriksaan.

“Tes dilakukan mendadak sehingga hasilnya bisa diketahui secara objektif dan mencegah adanya anggota yang menghindar,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan yang melibatkan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polri, seluruh personel dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

“Alhamdulillah, hasilnya seluruhnya negatif. Pemeriksaan juga menggunakan alat yang sesuai standar dari pihak berwenang seperti Kementerian Kesehatan,” tambahnya.

Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa sanksi tegas telah disiapkan bagi anggota yang terbukti positif narkoba, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.

“Walaupun hasilnya negatif, kami pastikan jika ada anggota yang terbukti positif, akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Selain menyasar personel, tes urine juga dilakukan terhadap puluhan tahanan yang berada di Polres Lombok Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh lingkungan Polres benar-benar bersih dari narkoba.

“Tahanan juga kami lakukan tes urine agar seluruh yang ada di Polres Lombok Tengah bebas dari narkoba, karena ini merupakan barang terlarang yang dilarang keras oleh negara,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pelaksanaan tes urine dilakukan usai apel pagi. Hal ini untuk memastikan seluruh personel hadir dan tidak ada yang menghindari pemeriksaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....