Damkartan Loteng Evakuasi Ular Piton, Respons Cepat Demi Keamanan Warga

  • 03 Mar 2026 09:44 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Lombok Tengah kembali menunjukkan respons cepat dalam pelayanan non kebakaran. Kali ini, petugas melakukan evakuasi seekor ular piton yang meresahkan warga di Lingkungan Batu Bangke, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya.

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Lombok Tengah, H. Supardan, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan dasar yang diatur dalam Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota serta Perbup Nomor 37 Tahun 2022 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Damkartan.

“Pelayanan non kebakaran seperti evakuasi hewan liar menjadi salah satu tugas kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak cepat ke lokasi,” ujar H. Supardan.

Laporan diterima Regu 3 Pos Praya sekitar pukul 09.33 WITA melalui pesan WhatsApp dari seorang anggota terkait permintaan bantuan warga bernama Jayadi. Warga melaporkan adanya ular piton yang terjerat jaring pagar rumah setelah memangsa hewan ternaknya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Regu 3 Pos Praya segera menyiapkan peralatan dan personel, lalu menuju lokasi. Tim tiba pukul 09.40 WITA dan langsung melakukan proses evakuasi. Berkat kesiapsiagaan petugas, ular piton berhasil dievakuasi dengan aman dan terkendali tanpa menimbulkan korban.

Satu unit mobil rescue dikerahkan dalam operasi tersebut dengan lima personel, yakni L. Trisno Suryanova, L. Rudy Hartawan (driver), L. Adrian Masaji, Adrian Rizki Maulana, dan Rifai. Tim kembali ke Kantor Damkartan pada pukul 10.15 WITA.

H. Supardan menegaskan, pihaknya akan terus siaga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, baik dalam penanganan kebakaran maupun kejadian darurat lainnya.

“Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas kami. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan situasi yang berpotensi membahayakan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....