Walikota Pindah PKL di Jalan Adisucipto menuju Eks Bandara
- 24 Feb 2026 09:27 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Walikota Mataram merencanakan pada tanggal 25 Februari 2026, memindahkan 80 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tersebar di Jalan Adisucipto Rembiga. Hal ini ditempuh setelah Pemerintah Kota Mataram melakukan pertemuan dengan PKL dan mereka setuju, dengan tujuan penataan dan mengurangi kemacetan arus lalulintas. Mereka dipindah, dan menempati lokasi Eks Bandara Selaparang Mataram, sehingga ikhtiar peningkatan ekonomi masyarakat dapat berjalan dan terukur.
Wacana pemindahan PKL di Jalan Adisucipto bergulir setelah melihat fakta seperti parkir dan arus lalulintas yang makin padat yang berlangsung semenjak akhir tahun 2025, dan baru terlaksana rencananya pada 25 Februari 2026. Semoga ini tidak hanya wacana tetapi fakta dan komitmen yang terealisir, mengingat penundaan ini, menyebabkan arus lalulintas menjadi macet apalagi terlihat juga ada PKL yang menggunakan trotoar tempat berjualan, terutama di sore hari menjelang buka puasa dan sampai malam.
Ketua Forum Lalulintas Angkutan Jalan (FLLAJ) NTB Hairy Haldiyanto sangat setuju dengan langkah Pemerintah Kota Mataram yang memindahkan PKL di Jalan Adi Suicpto menuju Eks Bandara Selaparang. Langkah ini menurut Hairi, dapat menata menjadi lebih baik dalam pengaturan arus lalulintas dari Barat ke Timur dan wilayah Lombok Barat menuju Mataram dan sebaliknya. Mengingat keruwetan arus terjadi di pagi hari dan sore, dan mencapai semrawutnya ketika sore hari di bulan Suci Ramadan 1447 H. Kita patut apresiasi karena pihak Angkasa Pura welcome dengan rencana Pemerintah Kota Mataram.
Keinginan FLLAJ NTB, Pemerintah Kota Mataram dibawah Pimpinan H. Mohan Rosliskana, tidak hanya penataan di Jalan Adisucipto tetapi jalan lain di Kota Mataram, seperti Jalan Doktor Wahidin, kondisinya macet, karena keberadaan PKL dan akibat lainnya. Dengan demikian penataan Mataram, Indah dan Bermartabat dan Berbudaya menjadi semakin baik dan indah serta memberi kenyamanan masyarakat ketika menikmati keindahan Kota.
Tingkat kepadatan arus lalulintas di Jalan Adi Sucipto ,terutama Jalan DR. Wahidin semakin meningkat dalam 10 tahun terakhir, setelah tumbuh suburnya Pembangunan Perumahan di Kawasan Lombok Barat bagian Utara berbatasan dengan Kota Mataram. Sebagian Warga ini, tinggal di Lombok Barat dan dominan bekerja di Kantor Pemerintahan Provinsi dan Instansi Vertikal lainnya di Kota Mataram, semuanya menggunakan jalur Jalan DR. Wahidin.
Tingkat pertumbuhan kepemilikan kendaraan yang melewati Jalan Adisucipto dan Jalan DR Wahidin tidak berimbang dengan pelebaran jalan, sehingga terjadi kemacetan ditambah dengan kondisi PKL, membuat jalan semrawut dan menyebabkan aparat Kepolisian bersama Dinas Perhubungan bekerja ekstra keras. Semoga dengan pemindahan ini menjadi solusi strategis mengurangi kemacetan dan menata Jalan Adisuicpto menjadi indah nyaman dilewati pengendara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....