Polisi dan PLN Cek Jaringan Listrik usai Warga Bujak Tewas Tersengat Kabel Putus

  • 23 Feb 2026 07:02 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Aparat kepolisian bersama pihak PLN melakukan pengecekan dan penataan ulang jaringan listrik di areal persawahan Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, menyusul insiden warga yang meninggal dunia diduga akibat tersengat kabel listrik tegangan tinggi yang terputus.

Korban diketahui bernama H. Moh Zainul Mutaqin (64), warga Dusun Racem, Desa Bujak. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 14.15 Wita oleh seorang warga yang melintas di area persawahan.

Kapolsek Batukliang, IPTU Reza Ihyanul Itsnain, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan pengecekan awal serta berkoordinasi dengan tenaga medis dan petugas PLN.

“Setelah menerima informasi, kami langsung menuju TKP untuk memastikan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya Senin, 23 Februari 2026.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya pamit sekitar pukul 08.00 Wita untuk mengecek buruh yang bekerja di sawah miliknya di Dusun Bajur. Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat sengatan arus listrik, dengan tanda luka bakar pada lengan kiri hingga jari-jari serta pada kaki kanan.

Sementara itu, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan adanya kabel listrik tegangan tinggi milik PLN yang terputus dan menggantung rendah di area persawahan, namun masih dialiri arus listrik. Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab korban tersengat.

Pasca-kejadian, petugas PLN langsung melakukan perapian dan pengamanan jaringan listrik untuk memastikan tidak ada lagi kabel yang menggantung dan membahayakan warga.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang diperkuat dengan surat pernyataan resmi.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya instalasi listrik di ruang terbuka, terutama di area persawahan dan perkebunan. Warga diminta segera melapor jika menemukan kabel terputus atau instalasi listrik yang membahayakan, guna mencegah insiden serupa terulang kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....