Bulog NTB Optimis 240 Ribu Ton Gabah Terserap Tahun 2026

  • 14 Feb 2026 13:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Badan Urusan Logistik (Bulog) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mempercepat serapan gabah dan jagung untuk memenuhi target nasional tahun 2026. Hingga saat ini, serapan gabah telah mencapai 9.600 ton dari target 240 ribu ton, sementara serapan jagung sudah berada di posisi 160 ton.

Pemimpin Wilayah Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, menyatakan serapan gabah dimulai di Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, dengan melibatkan langsung petani setempat. Hasil panen dari lahan setempat menunjukkan kualitas gabah yang baik dengan produksi rata-rata 6,5 hingga 9 ton per hektar.

“Alhamdulillah, progres serapan berjalan lancar. Kami optimistis jika panen raya bulan Maret dan April berjalan sesuai target, serapan gabah bisa mencapai 50 persen di semester pertama tahun ini,” kata Mara saat ditemui RRI di Desa Banyu Urip, Gerung, Lombok Barat, Sabtu, 14 Februari 2026.

Bulog NTB melakukan serapan 7 hari kerja non-stop, termasuk Sabtu dan Minggu, untuk memastikan stok beras dan jagung terpenuhi. Beras hasil serapan ini akan disalurkan melalui SPHP sesuai ketentuan pemerintah, terutama untuk masyarakat yang merayakan Ramadan.

"Dengan panen yang terarah, kami berharap target serapan gabah di desa lain juga bisa tercapai sama baiknya," jelasnya.

Selain itu, serapan gabah dan jagung juga mendukung Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) serta program bantuan pangan di NTB. Kerja sama Bulog dengan Gapoktan, Babinsa, Brigade, dan petani andalan menjadi kunci pencapaian target ini.

Bulog NTB berharap target serapan 240 ribu ton gabah dan stok jagung yang cukup bisa tercapai tepat waktu, sehingga pasokan pangan untuk masyarakat tetap aman dan terjamin kualitasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....