Cuaca Tak Menentu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 10 Sep 2025 17:12 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram. Memasuki bulan September, masyarakat di berbagai wilayah Indonesia mulai bertanya-tanya: Apakah ini sudah musim hujan? Pasalnya, hujan deras mulai turun secara tiba-tiba di beberapa kota, bahkan di tengah siang yang terik.
Namun menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), bulan September 2025 belum masuk musim penghujan secara resmi. Wilayah Indonesia saat ini justru sedang mengalami masa peralihan musim atau yang biasa disebut musim pancaroba.
Apa Itu Musim Pancaroba?
Musim pancaroba adalah masa transisi dari musim kemarau menuju musim hujan. Dalam periode ini, cuaca menjadi tidak menentu, dengan ciri-ciri sebagai berikut:
- Hujan turun secara tiba-tiba meski sebelumnya cuaca panas terik.
- Disertai angin kencang, petir, bahkan hujan es di beberapa kasus.
- Suhu udara bisa berubah drastis dalam waktu singkat.
BMKG memperkirakan bahwa musim pancaroba akan berlangsung dari September hingga November 2025, tergantung wilayahnya. Baru setelah itu, awal musim hujan akan terjadi secara bertahap, mulai Desember 2025.
Kenapa Hujan Sudah Turun?
Meski belum memasuki musim penghujan secara resmi, hujan memang mulai terjadi di sejumlah wilayah. Hal ini disebabkan oleh:
- Pemanasan permukaan yang tinggi, menciptakan awan konvektif pemicu hujan lebat.
- Angin lembab dari Samudera Hindia yang mulai masuk ke wilayah Indonesia.
- Fenomena kemarau basah, yaitu musim kemarau yang tetap diiringi hujan ringan hingga sedang, akibat pola cuaca global yang tidak stabil.
Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama pancaroba:
- Hindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir.
- Waspadai genangan atau banjir ringan di daerah rawan.
- Periksa kondisi atap, talang air, dan drainase rumah.
Kapan Musim Hujan Dimulai?
BMKG memprediksi bahwa musim hujan tahun ini akan mulai masuk secara bertahap pada bulan Desember 2025, dan berlangsung hingga Februari atau Maret 2026.
Namun, awal musim hujan bisa berbeda-beda antar daerah, tergantung pola angin, topografi, dan kondisi laut.(Dian Mustapa)
Referensi: BMKG
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....