Tak Ingin Kecolongan, Prabowo Perintahkan Gubernur hingga Warga Awasi Program MBG
- 11 Jul 2026 05:15 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Presiden Prabowo memerintahkan seluruh kepala daerah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis guna mencegah penyalahgunaan dan korupsi.
- Program MBG tetap dilanjutkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia dan mengurangi kemiskinan, meskipun ada potensi penyimpangan dalam pelaksanaannya.
- Masyarakat dapat memanfaatkan media sosial seperti TikTok untuk melaporkan kejanggalan dalam pelaksanaan program, dan Presiden siap mengirim tim untuk menyelesaikan masalah yang dilaporkan.
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh kepala daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah itu dilakukan agar program prioritas pemerintah tersebut tidak disalahgunakan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.
Instruksi itu disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan di Indonesia yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat, 10 Juli 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pemerintah tetap melanjutkan Program MBG karena merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia dan mengurangi kemiskinan. Namun, ia mengakui adanya potensi penyimpangan dalam pelaksanaannya.
"MBG kita teruskan. Tapi kita mengerti dan sadar banyak juga yang nyusup ke tubuh MBG untuk jadi maling," kata Prabowo.
Karena itu, Presiden meminta gubernur, bupati, camat, hingga kepala desa aktif memeriksa operasional dapur MBG di wilayah masing-masing. Jika menemukan dugaan penyimpangan, mereka diminta segera melaporkannya kepada Badan Gizi Nasional (BGN) atau langsung kepada Presiden.
Prabowo juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan. Menurut dia, warga dapat memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan laporan apabila menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan program.
"Kalau perlu ngomong di TikTok, langsung saya kirim tim untuk selesaikan. Tidak usah susah-susah," ujarnya.
Selain pemerintah daerah dan masyarakat, Prabowo meminta aparat keamanan, mulai dari Dandim, Kapolres, hingga Kapolsek, ikut melakukan pengawasan. Namun, ia mengingatkan agar pemeriksaan dilakukan secara profesional dan tidak menjadi celah untuk melakukan penyalahgunaan wewenang.
"Silakan periksa, tapi periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil untuk minta setoran," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, pengawasan bersama menjadi kunci agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Ia menilai masyarakat kini semakin kritis dan memiliki akses teknologi yang memudahkan pelaporan berbagai dugaan penyimpangan.
"Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh, semua punya gawai. Memang orang kalau mau mencuri ada saja caranya, tetapi pengawasan harus diperkuat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....