Tujuh SPPG di Lombok Tengah Beroperasi, Pastikan Standar Gizi dan Keamanan Pangan
- 15 Apr 2026 13:33 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Sebanyak tujuh dari total 80 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lombok Tengah kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara (suspend).
Sekretaris Tim Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Setiawan, mengatakan pengoperasian kembali SPPG tersebut dilakukan berdasarkan surat keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan itu dikeluarkan setelah melalui proses verifikasi yang menyatakan sejumlah SPPG di Provinsi Nusa Tenggara Barat telah memenuhi syarat untuk kembali beroperasi.
“Berdasarkan hasil verifikasi, SPPG yang sebelumnya disuspend kini dinyatakan layak beroperasi kembali,” ujarnya Rabu 15 April 2026.
Ia menjelaskan, salah satu syarat utama yang telah dipenuhi adalah kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) oleh yayasan atau mitra pengelola. Sertifikat tersebut diterbitkan oleh Dinas Kesehatan kabupaten/kota setempat di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Dengan diterbitkannya surat keputusan tersebut, lanjutnya, status penghentian sementara operasional SPPG resmi dicabut. SPPG yang bersangkutan kini dapat kembali menjalankan pelayanan pemenuhan gizi sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlaku.
“Operasional kembali ini tetap harus menjamin kualitas gizi serta memenuhi standar keamanan pangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Lombok Tengah, M Ikhsan, menyampaikan bahwa penghentian sementara terhadap puluhan SPPG dilakukan sebagai langkah menjaga kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, lama masa penghentian bergantung pada kesiapan masing-masing pengelola dalam melengkapi persyaratan operasional yang ditetapkan BGN, di antaranya perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Semakin cepat persyaratan dipenuhi, maka semakin cepat SPPG bisa kembali beroperasi,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....