Wamen Dikdasmen Sebut Program MBG Dorong Konsentrasi dan Pola Hidup Sehat Siswa

  • 14 Apr 2026 20:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Program ini tidak hanya menyasar aspek kesehatan, tetapi juga mendukung proses belajar siswa.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq mengatakan, Kehadiran MBG dinilai mampu membentuk kebiasaan baru di kalangan siswa, terutama dalam hal pola makan.

“Program MBG membantu anak-anak lebih fokus karena kebutuhan gizinya terpenuhi,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar. Siswa yang memiliki asupan nutrisi cukup cenderung lebih siap menerima materi pelajaran.

Selain itu, program ini juga mendorong terciptanya pola hidup sehat sejak dini. Ia menambahkan, kebiasaan baik yang ditanamkan di sekolah diharapkan terbawa hingga di luar lingkungan pendidikan.

“Kami ingin membiasakan anak-anak untuk sarapan agar lebih siap mengikuti pembelajaran,” tuturnya.

Pelaksanaan program MBG juga terus dievaluasi untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga. Masukan dari siswa dan sekolah menjadi bagian penting dalam proses perbaikan.

Ia mendoronh pihak sekolah untuk aktif menyampaikan keluhan jika terdapat kendala. Hal ini bertujuan agar layanan dapat segera diperbaiki.

“Jika ada kekurangan dalam menu atau layanan, sebaiknya disampaikan agar bisa segera diperbaiki,” jelasnya.

Sejauh ini, program MBG berjalan dengan cukup baik tanpa adanya masalah serius. Hal ini menurutnya, menunjukkan bahwa implementasi program sudah berada pada jalur yang tepat.

Pemerintah katanya, akan terus mengawal pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.

“Kami akan terus memastikan program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi siswa,” terangnya.

Program MBG diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas pendidikan. Siswa yang sehat akan lebih optimal dalam belajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....