ASDP Lembar Pastikan 21 Armada Siap Hadapi Lonjakan Mudik Nyepi dan Lebaran 1447H

  • 17 Mar 2026 07:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Situasi tahun ini menjadi berbeda karena dua momentum besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, berlangsung hampir bersamaan sehingga memengaruhi pola arus mudik masyarakat.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar, Handoyo Priyanto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan selama periode libur panjang tersebut.

“Untuk angkutan Lebaran tahun ini memang bertepatan dengan rangkaian hari libur Nyepi, sehingga ada penyesuaian operasional penyeberangan,” ujar Handoyo saat ditemui RRI di Kantor ASDP Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Senin, 16 Maret 2026.

Handoyo menjelaskan operasional penyeberangan dari Pelabuhan Lembar akan dihentikan sementara pada 18 Maret sekitar pukul 21.00 WITA sebagai bagian dari penyesuaian dengan perayaan Nyepi. Layanan penyeberangan baru akan kembali dibuka pada 20 Maret sekitar pukul 01.00 hingga 01.30 dini hari.

“Dari Lembar, operasional akan ditutup mulai tanggal 18 sekitar pukul sembilan malam, kemudian dibuka kembali pada tanggal 20 sekitar pukul satu atau setengah dua dini hari,” katanya menegaskan.

Sementara itu, dari Pelabuhan Padangbai, Bali, penutupan layanan penyeberangan dimulai pada 19 Maret dini hari dan akan kembali beroperasi pada 20 Maret.

“Kalau dari Padangbai, penutupan dilakukan mulai tanggal 19 dini hari, lalu dibuka kembali tanggal 20,” ucapnya.

Handoyo mengungkapkan, arus mudik tahun ini masih didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang datang dari Padangbai menuju Lembar. Meski demikian, pertumbuhan jumlah kendaraan dari jalur tersebut tidak terlalu signifikan dibandingkan tahun lalu.

Data sementara hingga H-6 Lebaran menunjukkan jumlah penumpang pejalan kaki dan penumpang dalam kendaraan dari Padangbai mencapai 25.549 orang, meningkat dari tahun lalu yang tercatat 22.572 orang.

“Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah penumpang pejalan kaki dan penumpang dalam kendaraan naik sekitar 13,19 persen,” katanya.

Sementara itu, kendaraan roda dua juga mengalami peningkatan dari 7.293 unit pada tahun lalu menjadi 8.283 unit pada tahun ini, atau tumbuh sekitar 14 persen. Adapun kendaraan roda empat meningkat dari 820 unit menjadi 940 unit, atau naik sekitar 14,63 persen.

Namun menariknya, peningkatan arus penumpang justru lebih terasa dari Pelabuhan Lembar menuju Padangbai.

“Pertumbuhan penumpang pejalan kaki dan penumpang dalam kendaraan dari Lembar ke Padangbai mencapai sekitar 24,6 persen,” ujarnya.

Sedangkan kendaraan roda dua dari Lembar mengalami peningkatan hingga 30,97 persen, sementara kendaraan roda empat meningkat sekitar 17,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski angka pertumbuhan cukup tinggi, kondisi operasional di lapangan hingga saat ini masih terpantau normal. Arus balik pun diperkirakan baru akan terlihat setelah hari raya.

“Untuk arus balik biasanya mulai terlihat pada H+ setelah Lebaran, sementara saat ini masih dalam kondisi normal,” katanya.

Dalam menghadapi lonjakan penumpang tersebut, PT ASDP Cabang Lembar telah menyiapkan sebanyak 21 armada kapal untuk melayani penyeberangan lintas Lembar–Padangbai.

“Total kapal yang disiapkan sebanyak 21 unit. Dua kapal milik ASDP dan 19 kapal lainnya merupakan kapal swasta,” ujarnya.

Selain kesiapan armada, posko terpadu juga didirikan untuk memastikan pengawasan dan pelayanan berjalan optimal selama masa angkutan Lebaran.

“Posko gabungan melibatkan berbagai stakeholder seperti TNI, Polri, petugas kesehatan, BPTD, KSOP, serta instansi terkait lainnya,” katanya.

Ia juga menambahkan dampak perayaan Nyepi membuat puncak arus mudik dari Bali ke Lombok terjadi lebih awal dari perkiraan.

“Seharusnya puncak arus mudik terjadi pada tanggal 16 atau 17, namun karena Nyepi, masyarakat sudah mulai menyeberang sejak tanggal 14 dan 15,” ujarnya.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, ASDP berharap pelayanan penyeberangan selama masa mudik Lebaran dan libur Nyepi dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

“Kami berharap seluruh proses penyeberangan selama periode ini bisa berjalan tertib, aman, dan lancar bagi seluruh pengguna jasa,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....