Penumpang Keluhkan Tangga Rusak, Begini Kata Kacab Pelni Bima
- 16 Mar 2026 16:27 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima – Kondisi fasilitas naik turun penumpang di Pelabuhan Bima dikeluhkan masyarakat, terutama pada musim mudik ketika jumlah penumpang meningkat. Salah satu fasilitas utama berupa tangga darat dilaporkan mengalami kerusakan sehingga memicu kekhawatiran terkait keselamatan penumpang.
Salah seorang penumpang, Imam Muhajir, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, fasilitas dasar seperti tangga untuk naik dan turun dari kapal tidak tersedia dengan baik.
Akibatnya, para penumpang harus naik turun kapal dengan cara yang berisiko. Bahkan, kondisi tersebut juga dialami oleh penumpang lanjut usia, perempuan, hingga anak-anak yang berpotensi menghadapi bahaya saat naik atau turun dari kapal.
“Ini sangat berbahaya. Seharusnya fasilitas keselamatan bagi penumpang diperhatikan, apalagi saat musim mudik ketika jumlah penumpang sangat banyak,” ujarnya.
Imam menilai, pelabuhan sebagai fasilitas publik semestinya memberikan pelayanan yang aman dan layak bagi masyarakat. Ia berharap pengelola pelabuhan segera melakukan perbaikan agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala PT PELNI Cabang Bima, Budiarto, menjelaskan bahwa tangga darat yang biasa digunakan penumpang memang mengalami kerusakan sejak dua hari lalu.
Menurutnya, roda tangga patah dan besi kanal U pada bagian alas bawah juga rusak sehingga tidak dapat digunakan sementara waktu.
“Kerusakan terjadi dua hari lalu. Saat ini kami sedang mencari material roda dan besi kanal U untuk perbaikan. Namun material tersebut cukup sulit didapatkan di Bima,” jelasnya.
Ia memastikan pihaknya segera melakukan perbaikan setelah material tersedia. Bahkan, ia menargetkan tangga tersebut sudah bisa kembali digunakan dalam waktu dekat.
“Begitu material sudah ada, langsung kami kerjakan. Insya Allah besok tangga sudah bisa digunakan kembali,” katanya.
Budiarto juga menegaskan bahwa tangga kapal atau gangway yang terlihat dalam foto bukan tangga darurat, melainkan memang diperuntukkan bagi penumpang. Sementara tangga kecil di bagian bawah hanya digunakan sebagai akses bagi buruh pelabuhan, bukan untuk penumpang.
Pihak PELNI pun mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat naik dan turun dari kapal selama proses perbaikan berlangsung, sembari menunggu fasilitas tangga kembali normal digunakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....