Basarnas Mataram Siapkan Personel dan Alut untuk Siaga Lebaran 2026

  • 13 Mar 2026 14:08 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram menggelar Apel Gelar Pasukan dan Alat Utama (Alut) dalam rangka pembukaan Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 Hijriah/2026 di halaman Kantor SAR Mataram, Jumat 13 Maret 2026.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, sebagai tanda dimulainya kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam mengantisipasi berbagai potensi kedaruratan selama periode mudik dan libur Lebaran.

Dalam amanat Kepala Basarnas yang dibacakannya, Hariyadi menyampaikan bahwa berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, mobilitas masyarakat secara nasional pada periode Lebaran 2026 diprediksi mencapai 143,91 juta orang.

Meski jumlah tersebut mengalami penurunan tipis dibandingkan tahun sebelumnya, angka mobilitas masyarakat tetap sangat besar sehingga membutuhkan kesiapsiagaan tinggi dari seluruh unsur terkait.

“Kemacetan di jalan raya, kecelakaan moda transportasi, dan kecelakaan di tempat wisata berpotensi besar terjadi saat masyarakat merayakan libur Lebaran,” ujar Hariyadi saat membacakan sambutan Kepala Basarnas.

Selain tingginya mobilitas masyarakat, tantangan dalam pelaksanaan Siaga SAR Khusus tahun ini juga dipengaruhi oleh faktor cuaca. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mengalami curah hujan menengah hingga tinggi.

Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, hingga angin puting beliung.

“Terdapat kombinasi fase bulan baru pada 19 Maret dan fase perigee pada 22 Maret yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut,” jelasnya.

Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Selama periode tersebut, Basarnas menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan profesionalisme serta memperkuat sinergi lintas sektor dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan potensi SAR lainnya.

Hariyadi juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga kondisi kesehatan serta menjalankan prosedur operasi secara disiplin guna memastikan keselamatan selama pelaksanaan tugas.

“Harus ada peningkatan kualitas dari tahun ke tahun dan mengupayakan zero accident dalam pelaksanaannya, mengingat permasalahan yang dihadapi tiap tahun berbeda,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....