Terminal Mandalika Siap Layani Puluhan Ribu Pemudik
- 09 Mar 2026 14:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di Terminal Tipe A Mandalika, Kota Mataram. Pantauan RRI Mataram selama dua hari terkahir, sedikitnya dalam sehari tiga sampai lima bus yang berangkat maupun tiba di Terminal utama angkutan darat di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.
Danru Terminal Mandalika, Muhadi, mengatakan jumlah penumpang yang datang dan berangkat diprediksi meningkat dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan diperkirakan mencapai sekitar 10 persen.
“Prediksi kita naik sekitar 10 persen. Tahun lalu sekitar delapan persen karena terminal belum rampung. Insyaallah tahun ini lebih banyak, ditambah ada penambahan perusahaan otobus,” kata Muhadi kepada RRI saat ditemui di kantornya, Senin, 9 Maret 2026.

Menurutnya, lonjakan penumpang diperkirakan terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri. Sejumlah daerah di Pulau Sumbawa seperti Bima, Dompu, dan Sumbawa diprediksi menjadi tujuan utama para pemudik.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola terminal menyiagakan puluhan armada bus, baik angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun antarkota dalam provinsi (AKDP). Ratusan unit bus disiapkan untuk melayani pemudik dari Mataram menuju berbagai daerah di NTB.
Muhadi menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 10 hingga 12 perusahaan otobus yang beroperasi di Terminal Mandalika dengan total armada diperkirakan lebih dari 100 unit bus. Namun tidak semua kendaraan tersebut masuk dan beroperasi penuh di dalam terminal.
“Kami sudah melakukan sosialisasi dan bersurat kepada seluruh PO, baik AKDP maupun AKAP, agar seluruh bus beroperasi dari dalam terminal,” ujarnya.
Terminal Mandalika, kata Muhadi, juga masih melakukan tahap evaluasi awal atau adaptasi operasional selama sepekan untuk memantau arus lalu lintas kendaraan dan pergerakan penumpang di dalam area terminal.
“Ini tahap evaluasi dulu. Kita melihat situasi arus lalu lintas, arus perputaran penumpang, jalur masuk dan keluar. Jadi kita beradaptasi dulu sekitar seminggu,” kata dia.
Selain itu, pengelola terminal telah melakukan ram check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan terhadap bus yang beroperasi. Hasilnya, sekitar 90 persen armada dinilai layak jalan untuk melayani angkutan mudik.
Meski demikian, petugas tetap memberi teguran kepada bus yang memiliki kelengkapan administrasi atau izin yang sudah melewati masa berlaku. Bahkan, kata Muhadi, tidak menutup kemungkinan akan ada tindakan tilang jika ditemukan pelanggaran.
“Kalau ada kendaraan yang izin kelayakannya sudah lewat, kami beri teguran atau tempel stiker peringatan. Kalau perlu bisa ditindak,” ujarnya.
Pemeriksaan kendaraan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dinas Perhubungan Provinsi NTB, serta Jasa Raharja. Dari pemeriksaan yang dilakukan pada Senin pagi, tidak ditemukan bus yang tidak layak jalan.
Selain pemeriksaan kendaraan, pengelola terminal juga berencana menggelar tes urine bagi para sopir bus menjelang puncak arus mudik. Tes tersebut akan dilakukan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) sekitar H-7 Lebaran.
“Tes urine biasanya dilakukan oleh tim BNN. Kami sudah menyiapkan tempatnya,” kata Muhadi.
Sementara itu, pergerakan penumpang mulai terlihat sejak awal Maret. Muhadi menyebut sudah ada ribuan penumpang yang datang ke Terminal Mandalika, terutama dari wilayah Pulau Sumbawa seperti Bima, Dompu, dan Sumbawa.
“Yang datang sudah sekitar ribuan orang. Dominan dari Bima, Dompu, dan Sumbawa,” ujarnya.
Pada Senin pagi saja, tercatat lima bus berangkat dari Terminal Mandalika menuju Pulau Sumbawa. Meski demikian, arus penumpang masih tergolong landai dan diperkirakan akan meningkat secara bertahap menjelang Lebaran.
Muhadi memastikan Terminal Mandalika siap melayani arus mudik tahun ini. “Insyaallah kami siap melayani angkutan Lebaran dengan pelayanan yang aman, nyaman, dan mengutamakan keselamatan penumpang,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....