Dishub NTB Petakan 21 Titik Pasar Tumpah Selama Mudik Lebaran 2026

  • 09 Mar 2026 13:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Perhubungan NTB memetakan sedikitnya 21 titik pasar tumpah yang berpotensi memicu kemacetan selama arus mudik Lebaran 2026. Titik-titik tersebut umumnya berada di sepanjang jalur arteri utama yang dilalui pemudik dari Kota Mataram menuju Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur.

Kepala Dinas Perhubungan NTB, Ervan Anwar, mengatakan pasar tumpah menjadi salah satu perhatian utama pemerintah karena aktivitas perdagangan di badan jalan sering menghambat arus kendaraan saat musim mudik. “Pasar tumpah ini sudah kita petakan. Penanganannya kita koordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota serta kepolisian di masing-masing wilayah,” kata Ervan, Senin, 9 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan NTB, Ervan Anwar. Foto: RRI/Muh.Halwi.

Berdasarkan pemetaan Dishub dan data jalur mudik sebelumnya, sejumlah titik pasar tumpah yang kerap memicu kepadatan berada di jalur utama Lombok bagian tengah hingga timur. Beberapa di antaranya seperti kawasan Pasar Sandubaya di Kota Mataram, Pasar Narmada di Lombok Barat, serta Pasar Keru di jalur menuju Lombok Tengah.

Kemacetan juga sering terjadi di simpang-simpang pasar di wilayah Lombok Tengah dan Lombok Timur, seperti Simpang Pemepek, Simpang Mantang, dan kawasan Pasar Kopang. Selain itu, kepadatan kendaraan biasanya muncul di sekitar Pasar Paokmotong, Pasar Masbagik, hingga Pasar Aikmel yang berada di jalur menuju Pelabuhan Kayangan.

Jalur tersebut merupakan koridor utama pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumbawa melalui Pelabuhan Kayangan. Aktivitas perdagangan di pinggir jalan sering membuat kendaraan melambat, terutama pada pagi dan sore hari.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Dishub NTB bersama kepolisian akan menempatkan personel di titik-titik pasar tumpah. Rekayasa lalu lintas juga disiapkan jika terjadi penumpukan kendaraan.

Selain itu, pemerintah juga menyiagakan posko terpadu di sejumlah pintu masuk utama NTB selama masa mudik. Posko tersebut ditempatkan di Terminal Mandalika, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Kayangan, serta beberapa terminal strategis lainnya.

Dishub NTB juga melakukan ramp check terhadap kendaraan angkutan umum untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi selama mudik dalam kondisi laik jalan. “Ramp check kita lakukan untuk memastikan kendaraan aman digunakan selama arus mudik,” kata Ervan.

Kementerian Perhubungan sebelumnya juga mengingatkan potensi kepadatan di jalur arteri NTB akibat aktivitas pasar tumpah dan destinasi wisata. Setidaknya terdapat belasan titik pasar tumpah yang perlu diantisipasi selama masa mudik Lebaran.

Ervan mengimbau masyarakat yang akan mudik agar merencanakan perjalanan dengan baik serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....