Pemprov NTB Siapkan 370 Kuota Mudik Gratis untuk Pelajar ke Sumbawa
- 08 Mar 2026 18:54 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menyiapkan program mudik gratis Lebaran 2026. Melalui Dinas Perhubungan NTB, pemerintah menyediakan sekitar 350 hingga 370 kuota bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin pulang ke Pulau Sumbawa.
Kepala Dinas Perhubungan NTB, Ervan Anwar, mengatakan program ini difokuskan untuk membantu pelajar dan mahasiswa yang merantau di Pulau Lombok agar dapat pulang kampung dengan mudah dan nyaman.
“Kuota yang kita sediakan sekitar 350 sampai 370 orang, khusus bagi pelajar dan mahasiswa,” kata Ervan di Mataram, Ahad, 8 Maret 2026.

Menurut dia, jumlah kuota tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 200 orang. Peningkatan tersebut mencapai sekitar 85 persen, seiring tingginya minat peserta program mudik gratis.
Pendaftaran dibuka mulai 9-11 Maret 2036. Persyaratannya yaitu calon pemudik harus mengikuti akun resmi Dishub Provinsi NTB untuk mendapatkan update informasi, dengan menyiapkan kartu pelajar dan KTP sebelum mendaftar.
Ervan menjelaskan, keberangkatan mudik gratis menuju Pulau Sumbawa dijadwalkan pada 14 Maret 2026 dari Mataram menggunakan bus yang disiapkan pemerintah bekerja sama dengan operator transportasi.
Program ini melibatkan bus Damri dan bus non-Damri untuk mengangkut peserta menuju pelabuhan penyeberangan sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah di Pulau Sumbawa.
Selain program dari Pemprov NTB, Kementerian Perhubungan juga menyediakan sekitar 320 tiket mudik gratis melalui jalur laut dari Pelabuhan Gili Mas menuju Surabaya. Pelepasan peserta mudik tersebut dijadwalkan 15 Maret 2026 pukul 11.00 Wita di Pelabuhan Gili Mas.
Untuk tujuan Surabaya peserta diwajibkan mendaftar secara daring, kemudian melakukan verifikasi akhir secara langsung di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gili Mas, Lombok Barat. Pendaftaran dibuka 10 Maret 1026.
“Yang bersangkutan harus datang langsung untuk memastikan yang berangkat sesuai dengan yang mendaftar,” ujarnya.
Ervan menegaskan program mudik gratis ini hanya mengakomodasi perjalanan berangkat menjelang Lebaran, sementara perjalanan kembali tidak termasuk dalam program. Ia berharap fasilitas ini dapat membantu para pelajar dan mahasiswa sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga menjelang Hari Raya.
“Kita ingin membantu mahasiswa agar bisa pulang kampung dan meringankan beban orang tua mereka,” kata Ervan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....