Sinergi Usaha Kuliner dan Lulur Alami Ms Deda

  • 07 Mar 2026 17:00 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari: Produk MsDeda lahir dari inovasi dan kreativitas memanfaatkan pangan lokal. Latar belakang memulai usaha karena lebih banyak berdiam di rumah dan kemudahan mendapatkan bahan baku didasari oleh keinginan memanfaatkan waktu luang secara produktif, fleksibilitas tempat, serta efisiensi modal.

Hal ini menciptakan peluang bisnis rumahan berisiko rendah yang praktis, memungkinkan kreativitas tanpa harus keluar rumah, serta menjamin keberlanjutan produksi. Hal ini dikatakan Marlia Siska Deda Pemilik UMKM Msdeda pada program Muda Kreatif Berkah Ramadan Produa Manokwari.

" Saya mencoba usaha lulur pertama kali ketika booming lulur seliweran dimedia sosial jadi saya terpikir untuk buka usaha, daripada dirumah terus, apalagi gampang mendapatkan bahan baku, dan awal usaha saya sering memberikan bonus untuk tester kepada para pelanggan dan saya juga memproduksi kuliner penganan bola ubi coklat dimulai tahun 2024, yang semua bahan baku gampang didapatkan ujar Marlia.

Membuat lulur butuh proses dan waktu tapi mendapatkan uang yang lumayan, dan saya mendapatkan bahan yang mudah diperoleh dari mama-mama Papua, begitu juga dengan bahan baku bola ubi varian coklat, dan saya berencana juga dengan varian keju dan strawberry.

Saat ini olahan ubi lumer coklat dijual Rp 30.000 baik kemasan matang dan juga frozen dan lulur kemasan 100 gram dijual Rp 25.000, terkadang Marlia memberikan bonus lulur saat pelanggan membeli ubi lumer coklatnya.

Marlia menambahkan olahan ubi ungu yang diproduksi Ms Deda juga bisa dinikmati semua kalangan umur dan aman untuk anak-anak, olahan ubi juga bagus untuk metabolisme tubuh dan Marlia juga membuat kemasan menarik dan ramah lingkungan, dan di desain warna yang menarik.

Marlia melakukan strategi gabungan untuk penjualan produk antara pameran fisik (offline) pada kegiatan pameran UMKM di Manokwari dan media sosial (online) adalah cara Marlia melakukan strategi penjualan saat ini.

Diakhir perbincangan Marlia mengatakan mengembangkan usaha memerlukan konsistensi, inovasi, dan kerja keras, bukan kemalasan. Atasi rasa malas dengan menetapkan tujuan jelas, membuat sistem otomatisasi, dan belajar konsisten agar bisnis tetap berjalan.

Rekomendasi Berita