Halia Produk Lokal Unggulan Manokwari
- 28 Feb 2026 17:46 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Halia merupakan produk UMKM binaan IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Kabupaten Manokwari yang memproduksi aneka produk olahan jahe (halia) 100% produksi lokal Papua. Produk ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Manokwari sebagai bagian dari pemberdayaan mama-mama Papua dalam meningkatkan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan Megawati Amunau, selaku pemilik UMKM Insos Produksi di Manokwari dalam dialog program Produa Manokwari Muda Kreatif-Berkah Ramadan. Kamis, 26 Februari 2026.
Produk kemasan dari Insos Produksi dinamakan Halia diambil dari bahasa melayu, yang artinya jahe, walaupun sudah mencoba dengan bahasa lokal, namun mega merasa kurang pas, hingga akhirnya memutuskan menggunakan nama Halia. Produk Halia Kombinasi idalam produk ini dapat menghangatkan tubuh, meningkatkan sistem kekebalan, membantu pencernaan, meredakan nyeri, dan memiliki sifat antioksidan.
" Saya bersyukur pemerintah daerah aktif menyalurkan bantuan kepada UMKM di Manokwari, termasuk kelompok binaan yang memproduksi olahan makanan/minuman khas. Dalam hal pemasaran, produk Halia menonjolkan keaslian bahan lokal dan dipromosikan melalui media sosial dan pameran, khususnya sebagai oleh-oleh khas Manokwari, "Ujarnya.
Ditambahkan oleh Mega, komposisi produk "Halia" yang berbasis Jahe Merah dan Serai Merah, Jahe merah(mengandung 80% jahe merah pilihan), gula pasir, kayu manis, kapulaga, cengkeh dan air dalam memperoleh bahan baku utama jahe merah dan sereh merah, Mega melakukan pendekatan memberdayakan hasil lokal mama-mama Papua dengan tidak menawar harga merupakan bentuk penghormatan tertinggi terhadap martabat, usaha, dan keberlangsungan hidup mereka.
Mempekerjakan tenaga kerja dari keluarga sendiri, seperti yang dilakukan Mega, merupakan praktik umum dalam usaha keluarga (family business) atau usaha rumahan (home industry). Strategi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi usaha melalui pendekatan yang fleksibel, loyalitas tinggi, dan efisiensi biaya. Mega mengatakan anggota keluarga umumnya memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar untuk menyukseskan usaha, yang meningkatkan dedikasi dalam proses produksi.
.