Rahasia Sukses Jualan Mie Ayam Petro di Bintuni

  • 27 Feb 2026 18:26 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni- Sejak dulu, bakso dan mie ayam menjadi kuliner favorit masyarakat Indonesia. Selain harganya yang terjangkau, cita rasanya yang gurih dengan tekstur daging kenyal serta kuah yang segar selalu berhasil menggugah selera. Tak heran, banyak orang mencoba peruntungan lewat usaha ini.

Salah satunya adalah Rudi, perantau asal Nganjuk, Jawa Timur, yang kini sukses membuka usaha mie ayam dan bakso di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Awal Merintis di Tengah Pandemi

Rudi memulai usahanya pada 2021, di masa pandemi Covid-19 yang penuh ketidakpastian. Berbekal tekad dan keberanian, ia membuka kedai mie ayam sederhana di Jalan Raya Iguriji, tepat di samping pusat pelatihan industri minyak dan gas milik pemerintah daerah yang dikelola Petrotekno. Dari lokasi inilah nama “Mie Ayam Petro” lahir.

Pelanggan Mie Ayam dan Bakso Petro di Kampung Iguriji Kabupaten Teluk Bintuni (Foto: RRI/Dina)

Keputusan merantau bukan tanpa alasan. Saat itu, Rudi mengaku sudah tidak memiliki pekerjaan di kampung halamannya. “Saya nekat karena di Jawa sudah tidak ada kerja. Akhirnya ikut kakak yang lebih dulu usaha bakso di Bintuni. Atas dukungan kakak dan istri, saya memberanikan diri ke sini,” ujarnya.

Meski tanpa pengalaman di bidang kuliner, Rudi tak menyerah. Ia belajar secara otodidak melalui video di YouTube, mencoba sedikit demi sedikit hingga menemukan racikan yang pas.

“Saya tidak punya pengalaman sama sekali, cuma modal nekat. Belajar dari YouTube pelan-pelan. Alhamdulillah sekarang hutang sudah lunas,” katanya.

Dari Mie Ayam ke Bakso dan Mie Yamin

Awalnya, Rudi hanya menjual mie ayam. Namun, masukan pelanggan mendorongnya menambah menu bakso. “Banyak pelanggan bilang tidak semua orang suka mie ayam, jadi saya coba tambah bakso,” tuturnya.

Penampakan Mie Ayam Petro yang Nikmat dan Banyak Digemari Pelanggan (Foto: RRI/Dina)

Keputusan itu membuahkan hasil. Setelah lima tahun berjualan, kini ia mampu menjual sekitar 120 porsi mie ayam dan lebih dari 50 porsi bakso per hari. Tak berhenti di situ, Rudi juga mengembangkan variasi menu seperti mie Yamin dan pangsit yang banyak digemari.

Menu mie Yamin yang gurih dengan cita rasa manis kini menjadi salah satu favorit pelanggan.

Pelanggan dari Pelajar hingga Pejabat

Warung sederhana itu kini ramai dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga aparatur sipil negara (ASN). Bahkan, sejumlah pejabat daerah seperti bupati, wakil bupati, Dandim, hingga kepala kejaksaan kerap mampir menikmati hidangan di sana.

Sebagian besar pelanggan datang dari wilayah SP 3 hingga kilometer sekitar Teluk Bintuni. Sumarni, seorang pelajar, mengaku sering membeli mie ayam di warung tersebut sepulang sekolah. “Rasanya pas dan enak,” Ujarnya singkat.

Hal serupa diungkapkan Gibran, siswa taman kanak-kanak yang menggemari mie Yamin. “Suka makan mie Yamin, enak,” katanya polos.

Utamakan Kebersihan dan Pelayanan

Menurut Rudi, rahasia dagangannya laris terletak pada kebersihan tempat usaha, mulai dari bagian depan hingga dapur. Selain itu, keramahan kepada pelanggan dan konsistensi menjaga kualitas rasa menjadi kunci utama.

Baginya, keberhasilan usaha bukan sekadar soal keuntungan, tetapi juga kebahagiaan keluarga. “Yang penting bisa bahagiakan keluarga, sekolahkan anak di pondok, hutang lunas, dan sekarang bisa menabung,” ungkapnya penuh syukur.

Meski belum pernah mendapatkan bantuan modal dari pemerintah, Rudi tetap bersemangat menjalani usahanya. Ia percaya kesabaran dan ketekunan akan membuahkan hasil.

“Kalau ingin sukses jangan menyerah. Kadang hasil tidak sesuai harapan, tapi insyaAllah dengan kesabaran ada jalannya,” pesannya.

Memasuki bulan Ramadan, jam operasional warung memang sedikit dikurangi, dari biasanya tutup pukul 21.00 menjadi pukul 19.00. Namun, jumlah produksi tetap dipertahankan demi memenuhi kebutuhan pelanggan setia.

Dari kedai kecil di pinggir jalan, kisah Rudi menjadi bukti bahwa keberanian mencoba, kemauan belajar, dan ketekunan dapat mengubah kenekatan menjadi kesuksesan.

Rekomendasi Berita