MBG Ramadhan Bintuni Tetap Berjalan Normal

  • 27 Feb 2026 18:31 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Kabupaten Teluk Bintuni tetap berjalan normal. Dari pantauan di dapur MBG Kampung Lama, Distrik Bintuni, aktivitas petugas masih berlangsung seperti biasa, mulai dari memasak, mengemas, hingga mendistribusikan makanan ke sekolah-sekolah.

Salah satunya di SMP Negeri Terpadu Bintuni yang tetap menerima MBG pada Jumat, 27 Februari 2026, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Namun, terdapat perbedaan dalam penyajian. Jika biasanya menggunakan ompreng atau wadah makanan basah, selama Ramadan menu dikemas dalam tas snack berisi makanan kering.

Kepala SMP Negeri Terpadu Bintuni, Nurhayati, mengatakan sejak masuk sekolah pada 23 Februari 2026, para siswa menerima MBG dalam bentuk makanan kering yang terdiri dari susu, roti, snack, dan buah.

“Sudah disampaikan dari pihak SPPG bahwa MBG di bulan Ramadan ini berupa makanan kering. Semua siswa mendapatkannya, baik yang beragama Muslim maupun non-Muslim. Isinya disiapkan agar bisa bertahan hingga waktu berbuka,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama Ramadan penyaluran MBG dilakukan lebih cepat menyesuaikan jam istirahat sekolah. Pihak SPPG juga aktif berkomunikasi dengan sekolah terkait waktu pengantaran maupun variasi menu.

Bahkan, sejumlah siswa menyampaikan permintaan khusus terkait menu yang diinginkan, termasuk permintaan agar makanan tidak pedas atau menyesuaikan dengan alergi tertentu.

“Terkadang siswa membuat ‘surat cinta’ berisi permohonan menu tertentu. SPPG selalu mencermati keluhan dan saran siswa,” tambahnya.

Sementara itu, Nolan, salah satu siswa SMP Negeri Terpadu Bintuni, mengaku tetap membawa pulang paket MBG yang diterimanya untuk dikonsumsi di rumah.

“Saya bawa pulang dan makan di rumah karena menghargai teman-teman yang Muslim,” katanya.

Ketua SPPG Bintuni Timur 1, Aswandi, menjelaskan bahwa selama Ramadan terdapat dua jenis menu yang didistribusikan. Sekolah dengan mayoritas siswa non-Muslim menerima menu basah, sedangkan sekolah dengan siswa berlatar belakang agama campuran menerima menu kering.

Saat ini, dapur MBG Kampung Lama mendistribusikan makanan ke 18 sekolah. Sebanyak lima sekolah menerima menu basah dengan total 452 siswa, sementara 13 sekolah menerima menu kering untuk 1.315 siswa.

“Menu kering mengandung karbohidrat seperti roti dan kue, dilengkapi buah dan susu,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama masa libur sekolah, dapur MBG tidak melakukan pendistribusian karena di wilayah tersebut belum terdapat sasaran ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita.

Penyaluran MBG di Teluk Bintuni pun diharapkan terus berjalan lancar dan tetap memperhatikan kebutuhan serta keberagaman para siswa selama bulan Ramadan.

Rekomendasi Berita