Manchester United di tengah Krisis, Posisi Carrick Makin Tertekan

  • 17 Sep 2026 12:14 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Manchester United sedang melewati fase sulit musim ini. Kekalahan 2-3 dari Brighton di Old Trafford pada ajang Piala Carabao menjadi pukulan, Kamis 17 September 2027 dini hari.

Setelah Setan Merah gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan akhirnya tumbang di kandang sendiri untuk pertama kalinya dalam 50 tahun dalam kondisi serupa.

Michael Carrick mengaku tidak terpengaruh ancaman pemecatan, tetapi pernyataan tersebut justru semakin menimbulkan anggapan bahwa masa depannya berada dalam tekanan.

Masalah ini bukan datang mendadak. Sebelumnya, United takluk 0-1 dari Manchester City dalam derbi yang memunculkan kontroversi besar, setelah wasit mengakui gol kemenangan Erling Haaland semestinya tidak disahkan.

Penampilan lini pertahanan yang belum stabil ikut menjadi perhatian, sementara bek muda Leny Yoro dinilai belum memperlihatkan perkembangan sesuai harapan.

Pada saat yang sama, nama Antonio Conte mulai muncul sebagai kandidat pengganti Carrick.

Persoalan klub juga bertambah di luar lapangan. Pemain muda JJ Gabriel secara resmi meminta meninggalkan Old Trafford, keputusan yang kemudian menarik minat Barcelona dan Real Madrid.

Kondisi tersebut semakin menambah tekanan yang harus dihadapi manajemen United.

Dengan menempati posisi ke-13 klasemen Premier League setelah empat pertandingan, United dituntut menemukan momentum kebangkitan.

Pertandingan tandang menghadapi Fulham pada 20 September akan menjadi ujian penting bagi Carrick untuk menunjukkan bahwa timnya masih memiliki kemampuan bersaing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....