Dinkes Sulbar Belum Temukan Kasus ISPA Akibat Kabut Asap di Sulbar
- 05 Okt 2026 22:06 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Sulawesi Barat Sulawesi Barat belum menemukan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Meski adanya kabut asap akibat kiriman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah lain.
Penanggung Jawab Bidang ISPA Dinkes P2KB Sulbar, Kasfanuddin, mengatakan pihaknya masih memantau perkembangan kasus ISPA melalui laporan dari fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya puskesmas di wilayah Sulawesi Barat.
Menurutnya, jika terjadi peningkatan kasus secara tiba-tiba akibat kondisi udara yang memburuk, biasanya akan terlihat dari bertambahnya laporan kasus dari fasilitas pelayanan kesehatan.
"Sampai saat ini belum ada temuan, biasanya ketika ada kejadian seperti itu atau tiba-tiba kondisi-kondisi yang sifatnya endemik atau mendadak, itu biasanya tiba-tiba terjadi banyak laporan kasus, tetapi saat ini belum dan semoga tidak," ujarnya dalam wawancara melalui sambungan telepon, Senin, 5 Oktober 2026.
Ia mengatakan koordinasi dengan puskesmas juga terus dilakukan untuk memantau perkembangan kasus dan memastikan laporan dapat segera ditindaklanjuti apabila ditemukan peningkatan kasus.
"Kami juga masih menunggu terus hasil-hasil dari perkembangan dari teman-teman layanan di puskesmas. Kami tetap berkoordinasi untuk segera melaporkan apabila terjadi supaya kami langsung melakukan tindakan responsif terkait masalah ini," katanya.
Meski belum ditemukan kasus ISPA yang berkaitan dengan kabut asap, masyarakat tetap diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga daya tahan tubuh.
Dinkes P2KB Sulbar juga meminta masyarakat tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada gangguan pernapasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....