Pekerjaan Rumah tidak Layak Huni di Sulbar baru Berjalan 30 Persen
- 24 Sep 2026 22:33 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat Maddareski Salatin mengungkapkan progres pembangunan rumah tidak layak huni program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) baru capai 30 dari 100 persen.
Kendala sebelumnya berupa anggaran fasilitator lapangan kini teratasi setelah pihak pelaksana menyelesaikan perencanaan teknis di lapangan.
"Ini sudah hampir seribuan yang berada pada posisi 30 dari 100 persen, dari pihak PPK kemarin optimistis bisa diselesaikan," kata Maddareski, saat diwawancarai di Kantor Perkimtanhub Sulbar, Rabu, 23 September 2026.
Pekerjaan ditargetkan tuntas pada akhir tahun anggaran 2026, seiring percepatan yang dilakukan tim lapangan dan pejabat pembuat komitmen.
"Kalau kita lihat di sini kecil, tapi kalau dibandingkan provinsi lain, kita yang paling tinggi persentasenya," ujar Maddareski.
Progres ini menjadi indikator penting karena penyelesaian tepat waktu berpotensi membuka ruang tambahan kuota 1.250 unit bagi Sulbar.
Program pusat ini berfokus pada rehabilitasi rumah dengan nilai bantuan sekitar Rp20 juta per unit, berbeda dari program daerah.
Maddareski berharap seluruh proses rehabilitasi dan verifikasi lapangan berjalan lancar hingga tenggat akhir tahun anggaran mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....