Antrean BBM, Bupati Mamuju Minta Polisi Tindak SPBU Nakal

  • 17 Sep 2026 12:46 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Menanggapi antrean BBM yang terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Mamuju, Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, meminta kepolisian menindak SPBU yang tidak mematuhi ketentuan dalam penyaluran BBM Subsidi.

Dalam wawancaranya, Sutinah menilai antrean terjadi karena meningkatnya permintaan terhadap BBM bersubsidi setelah sebagian masyarakat beralih dari BBM nonsubsidi akibat kenaikan harga.

"Mungkin memang karena kan harga Dexlite dan Pertamax yang semakin mahal sehingga kemampuan masyarakat menurun, jadi mereka beralih ke yang subsidi, itulah mungkin yang salah satu mempengaruhi antrian BBM yang ada di Kabupaten Mamuju," ujarnya dalam wawancara, Kamis, 17 September 2026.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah bersama kepolisian akan melakukan pengawasan terhadap SPBU yang diduga tidak mematuhi aturan, termasuk yang melayani pembelian menggunakan jerigen maupun kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi.

"Kami berusaha dengan semua stakeholders terutama teman-teman dari kepolisian untuk menindaki apabila ada SPBU yang tidak mematuhi aturan, ada yang melayani jerigen atau yang tangki dimodif," tegasnya.

Selain itu, Pemkab Mamuju juga rutin memberikan rekomendasi kepada SPBU untuk mengusulkan penambahan kuota BBM. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi kelangkaan BBM di Kabupaten Mamuju.

"Memang kita ya pemerintah daerah rutin memberikan rekomendasi ke SPBU-SPBU untuk penambahan kuota. Mudah-mudahan salah satu cara itu bisa mengatasi kelangkaan BBM di Kabupaten Mamuju," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....