Tangani Karhutla, Damkar Mamuju Sebut Medan Sulit dan Peralatan Terbatas

  • 09 Sep 2026 15:16 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menghadapi sejumlah kendala. Medan yang sulit, keterbatasan sarana pemadaman hingga ancaman satwa liar menjadi tantangan utama petugas di lapangan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Kabupaten Mamuju, Randy Noertadi, mengatakan penanganan karhutla jauh lebih sulit dibandingkan kebakaran di kawasan permukiman. Kondisi medan menjadi persoalan pertama yang harus dihadapi petugas.

“Untuk kebakaran hutan dan lahan itu memang agak lebih sulit dari menangani kebakaran pemukiman. Yang pertama adalah medannya sendiri, karena rata-rata di ketinggian, apalagi rata-rata gunung,” ujar Randy, saat diwawancara, Rabu 9 September 2026.

Menurutnya, kesulitan semakin besar karena sarana pemadaman yang dimiliki Damkar Mamuju masih terbatas. Salah satu kendalanya adalah ketersediaan selang yang harus digunakan untuk menjangkau titik api di kawasan hutan dan perbukitan.

“Kondisi peralatan yang terbatas atau sarana kami, karena selang juga terbatas. Yang ketiga juga itu, yang ditakutkan adalah hewan liar atau satwa-satwa liar yang ada di hutan tersebut,” jelasnya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Randy menyebut koordinasi antarinstansi dalam penanganan karhutla berjalan cukup baik. Penanganan dilakukan melalui Satgas yang dipimpin langsung Kepala BPBD Kabupaten Mamuju.

Koordinasi tersebut melibatkan sejumlah unsur, mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, hingga pihak swasta yang turut memberikan dukungan.

“Alhamdulillah koordinasi dengan Satgas itu cukup bagus, karena dipimpin langsung kepala BPBD Kabupaten. Jadi kami berkoordinasi juga sama teman-teman dari TNI, Polri, Manggala Agni,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari sektor swasta, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air untuk proses pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau.

Dengan kondisi karhutla yang terus membutuhkan penanganan, Randy menilai dukungan lintas sektor menjadi bagian penting untuk memastikan api dapat dikendalikan, terutama pada titik-titik yang berada di kawasan perbukitan dan sulit dijangkau kendaraan pemadam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....