Tangani Karhutla, Damkar Mamuju Habiskan Hampir 200 Ton Air
- 09 Sep 2026 12:43 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Sejak awal September 2026, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju berjibaku memadamkan Karhutla. Catatannya, hampir 200 ton air telah dihabiskan untuk menjinakkan api di sejumlah titik di wilayah Mamuju.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Kabupaten Mamuju, Randy Noertadi, menyebut air yang telah digunakan untuk menangani berbagai kejadian karhutla diperkirakan mencapai hampir 200 ton.
Menurut Randy, tingginya penggunaan air tersebut tidak hanya berasal dari armada Damkar Mamuju, tetapi juga didukung sejumlah instansi dan pihak lain yang mengerahkan kendaraan tangki untuk menyuplai kebutuhan air di lokasi kebakaran.
“Untuk pemakaian air sendiri, mungkin diperkirakan sudah lebih dari hampir 200 ton air kami pakai,” ujar Randy, saat diwawancara, Rabu, 9 September 2026.
Ia menjelaskan, dukungan suplai air antara lain datang dari BPBD Provinsi Sulawesi Barat, PMI, TNI-Polri, serta sejumlah perusahaan yang mengerahkan armada tangki.
Randy menyebut kendaraan tangki yang digunakan dalam penanganan karhutla tersebut rata-rata memiliki kapasitas 5.000 liter atau lebih, sehingga dukungan lintas instansi menjadi penting untuk menjaga ketersediaan air selama proses pemadaman.
“Ada beberapa teman-teman yang menyuplai kami, seperti BPBD Provinsi, PMI, TNI Polri, tangki dari Bosowa, Maleo, itu semua rata-rata yang punya tangki 5.000 liter ke atas,” katanya.
Dengan tingginya kebutuhan air tersebut, Randy memperkirakan total air yang telah digunakan dalam penanganan karhutla di Mamuju mencapai sekitar 200 ton.
Angka tersebut menunjukkan besarnya sumber daya yang harus dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran lahan yang terus terjadi di sejumlah wilayah Mamuju.
Kondisi ini sekaligus mempertegas perlunya pencegahan agar kebakaran tidak terus berulang dan membebani sumber daya pemadaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....