BPBD Tangkap 5 Buaya dalam 24 Jam di Mamuju Tengah

  • 02 Sep 2026 12:17 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah menangkap lima ekor buaya dalam waktu kurang dari 24 jam pascakejadian korban terakhir diterkam buaya akhir Agustus lalu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mateng, Hamka, menyampaikan hal itu dalam dialog "Halo Sulbar" di RRI Mamuju, Selasa, 1 September 2026, membahas kewaspadaan terhadap buaya di sungai wilayah tersebut. Penangkapan dilakukan menyusul rangkaian serangan buaya yang meresahkan warga bantaran sungai.

Operasi pencarian melibatkan tim gabungan BPBD bersama Badan SAR Nasional (Basarnas) yang menurunkan alat khusus di lokasi kejadian korban.

"Ini saja korban terakhir yang baru-baru diterkam ini, cuma dalam beberapa jam dilakukan penangkapan itu sudah diambil sekitar 5 ekor," ujar Hamka.

Ia menjelaskan penangkapan cepat ini menunjukkan populasi buaya di bantaran sungai tersebut cukup padat dan mengkhawatirkan. Dua pawang buaya khusus binatang air milik BPBD turut diturunkan langsung ke lokasi.

Meski penangkapan berhasil, Hamka mengingatkan langkah itu bukan solusi permanen karena buaya termasuk satwa dilindungi undang-undang.

"Masalahnya undang-undang ini sudah jelas, melakukan pembunuhan atau secara langsung maka akan dikenakan pidana, bukan lagi denda tapi langsung pidana," katanya.

Buaya hasil tangkapan dibawa ke penangkaran lokal di Mamuju Tengah yang saat ini telah menampung sekitar 80 ekor buaya. Namun, ia mengakui penangkaran tersebut masih terkendala biaya pakan yang minim.

Hamka menegaskan penangkapan bukan strategi jangka panjang karena justru dapat menambah gangguan terhadap habitat buaya lainnya. Ia menyarankan edukasi dan kewaspadaan warga tetap menjadi kunci utama pencegahan korban.

BPBD Mamuju Tengah menyatakan siap merespons cepat setiap laporan korban serangan buaya kapan pun waktunya. Pihaknya tetap berkoordinasi dengan Basarnas dan kepolisian untuk penanganan lanjutan di titik-titik rawan sungai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....