Khawatir Pajak dan Desil Berubah, BPS Sulbar Masih Temukan Warga Tolak Disensus
- 01 Sep 2026 03:05 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat masih menemukan adanya masyarakat yang menolak pendataan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Penolakan tersebut antara lain dipicu kekhawatiran masyarakat terkait pajak dan perubahan kategori desil.
Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, Suri Handayani, mengatakan masih terdapat masyarakat yang khawatir saat petugas melakukan pendataan. Menurutnya, kekhawatiran tersebut berkaitan dengan anggapan bahwa pendataan Sensus Ekonomi dapat berdampak pada kenaikan pajak maupun perubahan kategori desil.
"Masih ada kita temui masyarakat-masyarakat yang menolak. Mungkin ada ketakutan misalnya takut pajaknya naik atau takut desilnya naik," ujarnya dalam dialog interaktif RRI Mamuju, Senin, 31 Agustus 2026.
Suri menegaskan, pendataan statistik yang dilakukan BPS tidak memiliki kaitan dengan penetapan maupun kenaikan pajak. Pendataan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan statistik dan menghasilkan data yang akurat.
"Kita harus meluruskan ini juga masyarakat perlu dihimbau bahwa kalau kita melakukan sensus pendataan statistik itu tidak ada kaitannya dengan pajak, ini semata-mata untuk kebutuhan statistik," jelasnya.
Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir apabila informasi kondisi sosial ekonomi yang diberikan berpotensi mengubah kategori desil. Menurutnya, data tersebut justru diperlukan untuk memastikan perankingan kondisi sosial ekonomi masyarakat dilakukan secara lebih akurat.
"Kemudian ketika data informasi tentang kondisi sosial ekonomi rumah tangganya itu kita kumpulkan jangan takut ini untuk menaikkan desil, ini justru untuk membuat perankingan itu lebih akurat," katanya.
Menurut Suri, perubahan kategori desil yang sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Data yang lebih akurat justru dapat membantu memastikan masyarakat yang lebih membutuhkan menjadi sasaran program bantuan pemerintah.
"Kalau memang dia desilnya harus naik karena kondisinya seperti itu, tidak perlu takut, justru bersyukur supaya saudara-saudaranya yang lain, yang memang layak untuk desil lebih di bawah, itu bisa mendapatkan bantuan juga," pungkasnya.
BPS Sulawesi Barat juga mengimbau masyarakat untuk menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....