Peringati Maulid, Gubernur SDK Tegaskan Agama dan Budaya Saling Menguatkan
- 26 Agt 2026 13:51 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Majene - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menegaskan bahwa agama dan budaya tidak harus dipertentangkan. Menurut dia, keduanya justru dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan.
“Agama dengan budaya itu saling melengkapi dan saling menguatkan. Agama akan lebih kuat dan mengakar apabila ditopang oleh budaya. Karena budaya lahir dari kebiasaan dan dari para leluhur kita,” ujar SDK saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah di Majene, Selasa 25 Agustus 2026.
Menurutnya, rangkaian budaya yang diselenggarakan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi merupakan kekayaan masyarakat Mandar yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.
Ia pun mengapresiasi rangkaian tradisi yang ditampilkan dalam Maulid Salabose. SDK menyebut kegiatan tersebut tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya Sulbar.
Dalam kesempatan itu, SDK juga menyinggung dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi Maulid Salabose. Ia menyampaikan harapan agar pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat dukungan anggaran pada tahun mendatang.
“Ini tanda, Pak Kadis, bahwa untuk tahun depan Allah kasihkan anggaran untuk maulid di sini,” katanya.
Lebih lanjut SDK menambahkan, pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten memiliki komitmen untuk terus mendorong pembangunan dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....