Pemprov Sulbar Gelontorkan Bantuan Rp1,8 Miliar ke Kelompok Tani Majene
- 26 Agt 2026 12:55 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Majene- Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyalurkan 304 ekor kambing dan 2.200 ekor ayam petelur beserta 6.600 kilogram pakan kepada 16 kelompok tani ternak yang tersebar di enam kecamatan dan 15 desa/kelurahan di Kabupaten Majene. Total nilai bantuan tersebut mencapai sekitar Rp1,8 miliar.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Selasa, 25 Agustus 2026.
Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan. Menurutnya, sektor peternakan memiliki potensi besar di Sulbar, khususnya di wilayah Mandar, yakni Kabupaten Polewali Mandar dan Majene.
"Tahun lalu kita alokasi anggaran kambing cukup besar. Karena memang kita ingin melihat bahwa di Mandar ini, utamanya Polman dengan Majene, peternak-peternaknya itu ahli-ahli semua, pintar-pintar semua. Jadi kalau dikasih kambing yang bagus, tampak bagus hasilnya," katanya.
Gubernur Suhardi Duka mengakui jumlah bantuan ternak tahun ini mengalami penurunan dibandingkan 2025 akibat keterbatasan anggaran. Namun, ia memastikan program tersebut akan kembali diperkuat pada tahun depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, memaparkan hasil bantuan yang disalurkan pada 2025. Sebanyak 570 ekor kambing telah disalurkan kepada 28 kelompok tani dan satu UPTD di tujuh kecamatan dengan anggaran Rp1,9 miliar.
"Hasilnya sudah terlihat. Sampai hari ini sudah melahirkan 171 ekor anak kambing. Yang hamil ada 107 ekor. Jika dirata-rata Rp2,5 juta per ekor, pendapatan peternak dari pertambahan ternak sudah capai Rp328 juta," jelasnya.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pemprov Sulbar berharap kelompok penerima tidak hanya memanfaatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan ternak, tetapi juga mampu mengembangkan populasinya secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan keluarga.
"Harapan kami, kelompok penerima dapat memelihara dengan baik, mengembangkan populasi, dan menjadikan usaha peternakan sebagai sumber pendapatan baru bagi keluarga," tutup Hamdani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....