Gubernur Sulbar Minta Kampus Kuasai Teknologi Tanah Jarang
- 21 Agt 2026 15:13 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Makassar – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dan generasi muda dalam menguasai pengembangan teknologi pengolahan tanah jarang dan mineral kritis guna menjawab tantangan ekonomi dan geopolitik global.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan orasi ilmiah pada acara wisuda Universitas Negeri Makassar (UNM) di Makassar, Kamis 20 Agustus 2026.
Dalam orasinya, Suhardi Duka mengungkapkan bahwa Sulawesi Barat memiliki cadangan rare earth elements atau unsur tanah jarang dalam jumlah besar dan berkualitas tinggi. Komoditas ini merupakan salah satu bahan baku paling dicari di dunia karena menjadi kunci utama perkembangan teknologi masa depan.
Namun, ia mengingatkan bahwa kepemilikan deposit yang melimpah tidak akan memberikan dampak optimal tanpa adanya penguasaan teknologi pemisahan dan pengolahan mandiri.
"Memiliki kandungan saja tidak cukup untuk bisa memainkan geopolitik. Kita juga harus menguasai teknologi, dan tantangan penguasaan teknologi ini harus dijawab oleh perguruan tinggi," tegas Suhardi Duka.
Selain menyoroti potensi tanah jarang, Gubernur juga mendorong perbaikan tata kelola sumber daya alam nasional agar kembali pada amanat Pasal 33 UUD 1945. Menurutnya, hasil pengelolaan sektor unggulan Sulbar, seperti 108 ribu hektare sawit, 140 ribu hektare kakao, hingga sektor pertanian harus benar-benar berorientasi pada pemerataan kesejahteraan rakyat.
Ia berharap generasi muda dan perguruan tinggi dapat menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan tersebut sehingga kekayaan sumber daya alam Indonesia, termasuk Sulbar, dapat benar-benar menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....