Keterbatasan APBD, Gubernur Sulbar Ajak Pusat Sharing Pembangunan Infrastruktur

  • 17 Agt 2026 14:28 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menegaskan pentingnya kolaborasi dan pembagian peran (sharing) antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur di wilayah Sulawesi Barat, khususnya pembangunan jalan desa dan jembatan gantung.

Suhardi mengungkapkan bahwa terbatasnya kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat Pemprov Sulbar aktif mengusulkan sejumlah proyek strategis agar dapat ditangani langsung oleh pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres).

"Infrastruktur sekarang ini terbagi. Seperti Inpres jalan desa dan jembatan gantung itu ditangani pusat, tetapi kita di daerah aktif mengusulkan semua. Dengan keterbatasan anggaran daerah, infrastruktur tidak mampu kita bangun sepenuhnya sendiri, sehingga harus sharing dengan pemerintah pusat," ujar Suhardi Duka usai memimpin Upacara HUT Ke-81 RI di lapangan ahmad kirang Mamuju, Senin 17 Agustus 2026.

Suhardi Duka optimis komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan infrastruktur daerah akan terealisasi sesuai dengan arah kebijakan yang disampaikan Presiden dalam pidato kenegaraan.

Menurutnya, sinergi dukungan anggaran dari pusat pada tahun sebelumnya telah memberikan dampak positif bagi pembenahan aksesibilitas warga di Sulawesi Barat.

"Alhamdulillah tahun kemarin anggaran infrastruktur yang kita dapatkan dari pusat cukup baik. Termasuk penanganan jembatan yang jatuh di Karema, itu masuk dalam skema Inpres Jalan Daerah," jelasnya.

Melalui skema tersebut, Pemprov Sulbar berharap kerjasama antarwilayah serta perbaikan sarana dan prasarana yang rusak dapat segera dirampungkan demi menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....