Gedung Belum Selesai, Pemprov Sulbar Tunda MPLS Sekolah Rakyat 21
- 27 Jul 2026 19:10 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat 21 Sulawesi Barat terpaksa harus ditunda lantaran belum rampungnya pembangunan gedung sekolah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memutuskan kegiatan tersebut akan dilaksanakan setelah pembangunan Sekolah Rakyat 21 Sulawesi Barat benar-benar rampung.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Dinsos P3APMD Sulawesi Barat, Andi Muh. Yasin, mengatakan penundaan tersebut telah diputuskan melalui sidang pleno Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Ia menjelaskan, MPLS yang semula dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli 2026 baru akan dilaksanakan setelah pembangunan gedung Sekolah Rakyat selesai.
"Untuk melakukan pengenalan sekolah dengan MPLS-nya itu rencananya tanggal 31, tetapi pembangunan Sekolah Rakyatnya belum rampung, sehingga pemerintah Provinsi melalui sidang pleno, kita minta rampungkan dulu baru siswa baru bisa masuk sekolah," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Senin, 27 Juli 2026.
Yasin menambahkan, di tengah penundaan tersebut, proses penerimaan peserta didik baru masih terus dilakukan untuk memenuhi kuota jenjang Sekolah Dasar (SD). Sementara itu, kuota peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan (SMA) telah terpenuhi.
"Kita sekarang melakukan penjangkauan untuk memenuhi kuota bagi tingkat SD, sementara untuk SMP dan SMA-nya sudah terpenuhi," katanya.
Ia menegaskan, kegiatan pembelajaran belum dapat dimulai selama proyek pembangunan masih berlangsung. Keputusan tersebut diambil Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan para siswa Sekolah Rakyat.
"Sementara proyek masih berjalan, karena itu tadi khawatirnya keamanan dan kesehatan para siswa jika dipaksa masuk," tegasnya.
Dinsos P3APMD Sulawesi Barat berharap pembangunan gedung Sekolah Rakyat 21 Sulawesi Barat dapat segera rampung sehingga MPLS dan kegiatan pembelajaran dapat segera dilaksanakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....