Kemensos dan Pemprov Sulbar Matangkan Pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat

  • 31 Agt 2026 12:18 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Kementerian Sosial RI dan unsur terkait menggelar Rapat Pleno Finalisasi Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, Senin 31 Agustus 2026.

Rapat pemantapan tersebut dihadiri Direktur Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, Sekda Sulbar, jajaran OPD terkait, Forkopimda, tim satker, pelaksana proyek, serta tenaga pendidik untuk menjamin kelancaran MPLS dan proses belajar mengajar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Junda Maulana menyampaikan bahwa secara umum sarana pendukung serta fasilitator utama sekolah telah siap untuk menyambut ratusan peserta didik baru. Menurutnya saat ini sebanyak 450 siswa yang akan ditampung pada Sekolah rakyat ini.

"Hari ini kita menggelar rapat pemantapan untuk penjaminan kesiapan MPLS agar nantinya proses belajar mengajar dapat berlangsung secara berkelanjutan. Hasil pengecekan menunjukkan ruang belajar dan fasilitas asrama sudah siap menampung 450 siswa," ujar Junda Maulana.

Sekda merincikan, dari total 450 siswa tersebut terdiri dari 270 siswa baru dengan masing-masing 90 siswa jenjang SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA serta ditambah siswa dari Sekolah Rakyat Rintisan yang ada di wilayah Kalukku.

Meskipun pengerjaan fisik infrastruktur secara keseluruhan masih berproses, dua gedung belajar dan dua gedung asrama dipastikan sudah layak dan aman untuk ditempati oleh para siswa.

"Kesiapan pendukung mulai dari aspek keamanan, katering makanan, ketersediaan guru, wali sekolah, hingga wali asrama semuanya sudah terpenuhi. InsyaAllah kegiatan MPLS siap dilaksanakan," terangnya.

Pemprov Sulbar terus mendorong agar percepatan pembangunan fisik dapat berjalan optimal, guna dapat memulai MPLS yang sebelumnya ditunda akibat keterlambatan beberapa pembangunan infrastruktur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....