Wabah Demam Babi Afrika di Polman, 92 Babi Mati dan 83 Masih Dirawat

  • 13 Jul 2026 13:53 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Tanaman Pangan Holikultura dan Peternakan Sulawesi Barat melaporkan 92 babi mati dan 83 masih ditangani di Kabupaten Polewali Mandar hingga 30 Juni 2026 akibat wabah African Swine Fever (ASF).

Kasus ASF pada ternak babi di Polewali Mandar dikonfirmasi melalui uji laboratorium Balai Besar Veteriner Maros dan terus dipantau pemerintah provinsi Sulawesi Barat.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP Sulbar, Nur Kadar, menyebut ratusan ternak babi sakit dan mati sehingga tim provinsi dan kabupaten turun menangani langsung di lapangan.

“Untuk Kabupaten Polman, per tanggal 30/06/2026 itu ada kematian sebanyak 92 ekor dan 83 itu sementara kami penanganan,” kata Nur Kadar di kantornya, Senin, 13 Juli 2026.

Ia menjelaskan peternakan babi di wilayah terjangkit sudah diisolasi, dilakukan penyemprotan disinfektan, serta pengobatan dengan antibiotik dan vitamin untuk meningkatkan kondisi ternak agar tidak semakin parah.

“Kalau situasi penyakitnya masih ada, tapi tetap kami pantau, tetap kami lakukan upaya pengobatan,” ujarnya, seraya menekankan daya jangkit ASF yang tinggi pada babi.

Nur Kadar mengimbau peternak segera melapor jika muncul kasus kematian babi di daerah lain yang belum terjangkit, agar langkah teknis penanganan dapat cepat dilakukan dan penyebaran ASF tidak meluas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....