Warga Keluhkan Elpiji 3 Kg Mahal di Polman, Pertamina Imbau Beli di Pangkalan Resmi

  • 10 Jul 2026 12:26 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Menanggapi keluhan masyarakat Kabupaten Polewali Mandar yang disampaikan melalui program Halo RRI Pro 1 RRI Mamuju terkait kelangkaan dan kenaikan harga elpiji 3 kilogram hingga mencapai Rp.35 ribu sampai Rp.40 ribu per tabung, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok LPG subsidi di wilayah tersebut dalam kondisi aman.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penyaluran elpiji 3 kilogram terus dilakukan sesuai alokasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

"Untuk saat ini stok dalam kondisi yang aman dan penyaluran terus dilakukan sesuai dengan alokasi yang ditetapkan pemerintah," ujarnya saat dihubungi RRI Mamuju, Jumat 10 Juli 2026.

Lilik mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi Pertamina karena pangkalan diwajibkan menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah.

"Kami mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi Pertamina, karena pangkalan wajib menjual sesuai dengan HET yang ditetapkan oleh pemerintah daerah," katanya.

Ia menambahkan, Pertamina akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) untuk menindaklanjuti apabila ditemukan laporan kelangkaan maupun penjualan elpiji 3 kilogram di atas HET.

"Kami juga akan melakukan pengecekan bersama pemerintah daerah dan Hiswana Migas apabila terdapat laporan kelangkaan maupun harga yang tidak sesuai ketentuan," jelasnya.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk melaporkan pangkalan atau penyalur yang diduga menjual elpiji subsidi di atas HET melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat segera ditindaklanjuti.

"Masyarakat dapat melaporkan pangkalan atau penyalur yang diduga menjual di atas harga HET melalui Pertamina Contact Center di 135 agar dapat segera ditindaklanjuti," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....