Warga Keluhkan Tak Ada Ruang Ganti di Pantai Arteri Mamuju
- 12 Jun 2026 17:44 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Warga yang rutin mandi dan terapi laut di Pantai Arteri Mamuju mengeluhkan belum adanya ruang ganti layak sehingga aktivitas mereka sering kali terganggu kenyamanan dan keamanannya.
Pantai Arteri di Kabupaten Mamuju kini menjadi tujuan warga untuk terapi laut pada pagi hari, termasuk komunitas Kontes Alam Komunitas Terapi Sehat Air Laut Arteri Mamuju. Aktivitas berendam dan berenang dilakukan rutin, namun fasilitas dasar seperti ruang ganti masih belum tersedia hingga saat ini.
Penggiat komunitas, Haryanto, mengungkapkan warga kesulitan mengganti pakaian seusai mandi karena tidak ada ruang ganti khusus yang tertutup dan aman di sekitar lokasi. Menurutnya, fasilitas tersebut penting untuk menjaga kenyamanan keluarga, terutama perempuan dan anak-anak yang datang terapi laut setiap pekan.
“Kadang-kadang itu, mau ganti baju bingung, akhirnya banyak yang pulang dalam keadaan masih basah,” ujar Haryanto dalam dialog Ngobrol Bareng Komunitas di RRI Mamuju, Kamis, 11 Juni 2026.
Ia menilai ketiadaan ruang ganti juga berpotensi mengurangi minat warga memanfaatkan laut sebagai ruang pemulihan kesehatan, padahal terapi laut dirasakan membantu kebugaran, mengurangi stres, dan memperbaiki kualitas tidur banyak anggota komunitas. Haryanto menyebut pemerintah daerah semestinya melihat aktivitas ini sebagai peluang pengembangan wisata sehat.
“Kita berharap pemerintah bisa sediakan tempat ganti yang layak, supaya orang merasa nyaman terapi dan mandi di pantai,” kata Haryanto menegaskan.
Selain mengeluhkan ruang ganti, komunitas yang rutin berkegiatan di Pantai Arteri juga sebelumnya telah berinisiatif membangun tangga akses ke pantai secara swadaya. Upaya itu dilakukan demi memudahkan lansia dan anggota lain turun ke laut, sekaligus menjadi sinyal bahwa warga sudah lebih dulu bergerak dibanding pemerintah.
Haryanto mengajak pemerintah daerah menata Pantai Arteri sebagai ruang publik yang bersih, sehat, dan ramah keluarga, dengan menyediakan fasilitas dasar seperti ruang ganti, tempat bilas, dan pengelolaan sampah yang lebih baik. Ia berharap keluhan soal fasilitas tidak lagi menjadi hambatan bagi warga Mamuju yang ingin memanfaatkan terapi laut sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....