Sensus Ekonomi 2026 di Sulbar Berjalan Lancar
- 10 Jul 2026 09:32 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di wilayah Sulawesi Barat hingga saat ini berjalan lancar. Meski demikian, petugas sensus masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait pemahaman masyarakat mengenai tujuan pendataan.
Kepala BPS Sulawesi Barat, Suri Handayani, mengatakan sebagian pelaku usaha maupun masyarakat masih mempertanyakan keterkaitan sensus ekonomi dengan kewajiban perpajakan. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu tantangan yang dihadapi petugas saat melakukan pendataan secara langsung.
"Progres Sensus Ekonomi 2026 alhamdulillah berjalan lancar. Memang tantangan-tantangan di lapangan ada. Ada yang masih bertanya kenapa disensus, apakah berkaitan dengan pajak, itu masih ada," ujar Suri Handayani, saat diwawancara di Aula Kantornya, Jumat 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan, petugas sensus terus memberikan pemahaman secara persuasif kepada responden bahwa informasi yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 tidak digunakan untuk kepentingan penarikan pajak. Pendataan dilakukan semata-mata untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian masyarakat Indonesia.
"Kami jelaskan secara persuasif kepada para responden dan masyarakat luas bahwa data-data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi ini bukan karena ingin menarik pajak, tetapi semata-mata karena pemerintah ingin mendapatkan informasi tentang kondisi sosial ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia dengan cakupan yang utuh," jelasnya.
Suri menegaskan, data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan dan mengevaluasi berbagai program ekonomi. Selain itu, data tersebut juga akan dimanfaatkan oleh kalangan akademisi maupun peneliti untuk menghasilkan berbagai kajian yang mendukung pengembangan sektor ekonomi nasional.
"Data-data ini manfaatnya sangat luas. Bukan hanya untuk perencanaan pembangunan dan evaluasi, tetapi juga bermanfaat bagi para akademisi dan analis untuk melakukan penelitian-penelitian terkait ekonomi yang ada di Indonesia," tuturnya.
BPS Sulawesi Barat berharap masyarakat dapat memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus agar data yang dihasilkan akurat serta mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....