Gerakan Pinjam Buku di Mamuju Diharapkan Dongkrak Minat Baca
- 30 Jun 2026 12:49 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Gerakan pinjam buku berkala 1000 buku anak di Mamuju kian aktif mendukung budaya membaca di Sulawesi Barat. Program ini digagas komunitas Literasi for Humanity bekerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan dan komunitas lokal.
Sebanyak seribu buku anak berkualitas merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional. Koleksi ini dipinjamkan secara bergilir ke sekolah, perpustakaan, dan kelompok masyarakat. Tujuannya memperluas akses bacaan anak di wilayah yang harga bukunya relatif mahal.
Anggota Komunitas Literasi for Humanity, Syafri Arifuddin Masser, menjelaskan buku-buku tersebut tidak untuk dimiliki, melainkan diputar secara berkala agar lebih banyak anak bisa menikmati bacaan.
“Kami punya sekitar 1000 buku anak bantuan Perpustakaan Nasional, dan itu bebas dipinjam siapa saja,” kata Syafri dalam dialog Ngobrol Bareng Komunitas (Ngobras) di RRI Mamuju, Senin, 29 Juni 2026
Gerakan ini telah menjangkau beberapa lembaga, di antaranya perpustakaan Muhammadiyah Boarding School, kelompok kuliah kerja nyata (KKN) di Tapalang, dan Dinas Pendidikan. Buku dikirim dalam paket sekitar 100 eksemplar, kemudian ditukar lagi dengan judul berbeda setelah masa pinjam selesai. Skema ini membuat satu koleksi dapat beredar ke banyak titik sekaligus.
Ia menegaskan, sistem peminjaman mengandalkan kepercayaan, sehingga masyarakat merasa lebih leluasa meminjam tanpa prosedur rumit. Sikap ini diharapkan menumbuhkan kedekatan emosional anak dan keluarga terhadap buku.
“Kami percaya kalau ada buku yang hilang, berarti buku itu sudah menemukan pemiliknya,” ujar Syafri.
Melalui gerakan pinjam buku berkala ini, Literasi for Humanity berupaya mengatasi keterbatasan akses bacaan anak di Sulawesi Barat. Komunitas ini menargetkan minimal satu atau dua anak pada setiap titik pinjam benar-benar terbantu kebiasaan membacanya, dan kelak menularkan kegemaran tersebut ke lingkungan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....