Pemprov Sulbar Target Gedung Sekolah Rakyat Digunakan Tahun Ajaran Baru

  • 26 Jun 2026 15:27 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju– Pemerintah Provinsi ( Pemprov ) Sulawesi barat menargetkan gedung Sekolah Rakyat di Rangas siap digunakan pada tahun ajaran baru. Progres fisik capai 70 persen.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana didampingi Asisten I Setda Sulbar dan sejumlah kepala OPD meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Rangas, Kabupaten Mamuju, Jumat 26 Juni 2026.

"Hari ini kami melakukan peninjauan di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi di Kementerian Sosial. Kami diminta oleh Bapak Menteri untuk melakukan pemantauan dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Sulbar," kata Junda Maulana.

Hasil peninjauan, progres pembangunan di lokasi sudah sekitar 70 persen. Pemerintah targetkan 1–5 Juli seluruh kesiapan fisik dipastikan. Selanjutnya 5–10 Juli mobilisasi guru dan tenaga kependidikan. Lalu 10–13 Juli siswa mulai masuk lingkungan sekolah.

Meski kejar target, Junda tegaskan penyelesaian tak boleh dipaksakan bila kondisi belum aman ditempati.

"Kalau memang belum siap, jangan dipaksakan. Jangan sampai anak-anak sudah masuk sementara aktivitas pembangunan masih berlangsung, karena itu berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja maupun risiko lainnya. Keselamatan siswa tetap menjadi prioritas," tegasnya.

Menurutnya, fokus utama saat ini asrama dan ruang belajar agar segera bisa dipakai peserta didik. Asrama diprioritaskan tampung sekitar 210 siswa jenjang SD hingga SMA. Termasuk kebutuhan tempat tinggal guru dan tenaga kependidikan.

"Ruang belajar juga menjadi perhatian utama. Sementara fasilitas lainnya dapat diselesaikan secara bertahap, dengan catatan aktivitas pembangunan tidak mengganggu kawasan yang sudah ditempati peserta didik," ujar Junda Maulana.

Junda optimistis jika penyelesaian sesuai jadwal, Sekolah Rakyat di Sulbar sudah bisa terima peserta didik pada tahun ajaran baru. Ia tegaskan Pemprov Sulbar dukung penuh program strategis pusat ini karena beri akses pendidikan lebih luas bagi anak dari keluarga miskin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....