KPID Sulbar : AI Bantu Lembaga Penyiaran Atasi Keterbatasan Biaya Produksi

  • 24 Jun 2026 15:45 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Barat, Mu’min, menilai pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam produksi konten video menjadi salah satu solusi atas keterbatasan finansial yang dihadapi lembaga penyiaran, usai FGD di kantor TVRI Sulbar, Selasa 23 Juni 2026.

Mu’min menjelaskan, penggunaan teknologi AI membuat biaya produksi konten jauh lebih murah dan efisien, sehingga lembaga penyiaran tetap bisa menghadirkan program berkualitas meski berhadapan dengan berbagai keterbatasan anggaran operasional.

“Pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial membantu menekan cost production, namun lembaga penyiaran tetap harus menjaga kualitas dan akurasi informasi dalam setiap konten video yang dihasilkan,” ujar Mu’min, mengingatkan pentingnya keseimbangan antara efisiensi biaya dan tanggung jawab penyiaran.

Ia menambahkan, KPID Sulbar menyambut baik inovasi tersebut, sekaligus menyiapkan pedoman yang wajib dipatuhi ketika menayangkan konten video berbasis AI, agar upaya penghematan biaya tidak berujung pada munculnya disinformasi, mispersepsi, maupun kesalahpahaman di masyarakat.

“Teknologi AI adalah peluang bagi lembaga penyiaran di tengah keterbatasan finansial, tetapi tetap harus diarahkan dengan rambu-rambu yang jelas supaya tidak menyesatkan publik,” kata Mu’min.

Melalui FGD yang digelar TVRI Sulbar, KPID mendorong lembaga penyiaran di Sulawesi Barat untuk mengembangkan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, sehingga efisiensi produksi konten berjalan seiring dengan peningkatan mutu siaran dan perlindungan kepentingan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....