AI Jadi Alat Bantu, Kepala RRI Mamuju Tekankan Peran SDM
- 23 Jun 2026 15:52 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Kepala Stasiun LPP RRI Mamuju, Rina Irfantini, menegaskan kecerdasan buatan di penyiaran harus menjadi alat bantu, bukan pengganti SDM. Pernyataan itu ia sampaikan seusai mengikuti FGD tren pemanfaatan AI di kantor TVRI Sulbar, Mamuju, Selasa 23 Juni 2026.
Rina menjelaskan, teknologi kecerdasan buatan dapat mempercepat proses kerja redaksi dan produksi program siaran. Menurutnya, AI membantu penyusunan, pengolahan, dan distribusi konten agar lebih efisien dan tepat sasaran.
“AI adalah tools untuk membantu produk-produk siaran itu dikeluarkan,” ujar Rina ketika ditemui usai FGD di kantor TVRI Sulbar.
Ia menilai, memosisikan AI sebagai pendukung dapat mengurangi kekhawatiran hilangnya peran pekerja media di lembaga penyiaran.
Rina menyebut, teknologi sebaiknya dipandang sebagai mitra yang memperkuat kapasitas kru dan penyiar, bukan ancaman langsung profesi. Karena itu, lembaga penyiaran diminta menyiapkan pelatihan agar SDM mampu memanfaatkan AI secara kritis dan bertanggung jawab.
“Artinya penguatan penggunaan AI itu tetap harus dalam koridor kebijakan dan koridor transparansi penggunaan AI dengan baik,” kata Rina menegaskan.
Ia menambahkan, peran AI dalam proses produksi konten perlu disampaikan secara terbuka agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Ke depan, Rina berharap hasil FGD hari ini menjadi pijakan strategi pemanfaatan AI di lembaga penyiaran Sulawesi Barat. Ia optimistis kombinasi kecakapan SDM dan kecerdasan buatan akan memperkuat kualitas program siaran dan layanan informasi bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....