Layanan Kesehatan Masih Terbatas, Pemkab Mamuju Ajukan Dukungan ke Kemenkes

  • 11 Jun 2026 14:23 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Masih terbatasnya akses layanan kesehatan di Kabupaten Mamuju, mendorong Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk mengajukan dukungan kepada Kementerian Kesehatan RI untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayahnya yang masih menghadapi keterbatasan akses, khususnya di daerah terpencil.

Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, bersama Gubernur Sulawesi Barat dan para bupati se-Sulawesi Barat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mamuju menyampaikan proposal yang berisi usulan peningkatan layanan kesehatan primer dan rujukan melalui pemenuhan sarana, prasarana, serta sumber daya kesehatan.

“Proposal yang kami ajukan untuk Kementerian Kesehatan berisi tentang dukungan upaya peningkatan layanan kesehatan primer maupun rujukan berupa pemenuhan sarana dan prasarana serta pemenuhan sumber daya kesehatan,” ujar Sutinah.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan primer sangat penting karena menjadi akses pertama masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Selain itu, keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai juga dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.

Ia menjelaskan, peningkatan layanan kesehatan diharapkan dapat memperkuat fungsi rumah sakit, puskesmas, pustu, hingga posyandu sebagai fasilitas utama pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah seperti Kalumpang dan Bonehau yang memiliki akses cukup jauh ke rumah sakit.

Selain penguatan layanan, Pemkab Mamuju juga mengusulkan bantuan pembangunan, perbaikan, dan revitalisasi fasilitas kesehatan, termasuk penyediaan ambulans serta perbaikan fasilitas kesehatan yang terdampak bencana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....